Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pemkab Ende akan Bangun Patung Kuda dan 28 Lambang Garuda Akhir Tahun 2020
NTT NEWS

Pemkab Ende akan Bangun Patung Kuda dan 28 Lambang Garuda Akhir Tahun 2020

By Redaksi17 Desember 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ende, Ir. Fransiskus Lewang (Foto: Ian Bala/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ende Fransiskus Lewang menyatakan, pemerintah akan terus melakukan penataan kota Ende agar dipandang elok berdasarkan nilai-nilai sejarah. Penataan kota dilakukan berdasarkan visi misi dan program pemerintah.

Di penghujung akhir tahun anggaran 2020, pemerintah akan membangun sebuah patung kuda serta 28 lambang burung garuda di sepanjang Jalan El Tari dan Jalan Kelimutu.

“Ada 28 burung garuda, satunya agak besar nantinya dipasang di wilayah Ipi, Ende Selatan. Ini sebenarnya simbol untuk menunjukan Ende sebagai branding negeri seribu garuda,” ujar Frans Lewang kepada wartawan di Ende, Kamis (17/12/2020) sore.

Ia menerangkan latar belakang lambang burung garuda akan ditempati motif khas budaya daerah Ende. Kemudian masing-masing garuda dilengkapi dengan lampu yang bakal menghiasi Jalan El Tari dan separuh Jalan Kelimutu.

Sementara patung kuda nantinya akan dibangun di Perempatan Jalan Kelimutu, Jalan Diponegoro dan Jalan Patimura. Patung kuda kini sedang dikerjakan dan akan dipasang pada akhir tahun 2020.

“Patung kuda secara historis memang ada karena dahulu Ende juga memiliki tempat pacuan kuda. Kemudian secara filosofis memang untuk memacu masyarakat agar bekerja keras dan gotong royong sesuai keberadaban daerah kita,” jelas Frans.

“Semuanya baik lambang garuda dan patung kuda akan kita bangun akhir tahun ini. Kita memang sudah rencanakan dan satu atau dua minggu sudah kita bangun,” tutup dia.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende PUPR Ende
Previous ArticlePolemik Tender Proyek Jalan Nangaroro-Maunori, Begini Sanggahan Penawar Terendah
Next Article Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi DD Manusasi TTU Dituntut Hukuman Berbeda

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri

12 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.