Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»7 Terdakwa Kasus Dugaan Pengalihan Aset Tanah di Labuan Bajo Jalani Sidang Perdana
HUKUM DAN KEAMANAN

7 Terdakwa Kasus Dugaan Pengalihan Aset Tanah di Labuan Bajo Jalani Sidang Perdana

By Redaksi27 Januari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tujuh terdakwa saat mengikuti sidang secara virtual, Rabu, 27 Januari 2021
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Tujuh terdakwa kasus dugaan korupsi pengalihan aset
tanah Keranga, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, mulai menjalani sidang perdana.

Sidang tersebut berlangsung secara virtual di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, Rabu (27/01/2021).

Tujuh terdakwa ini yakni, Caitano Soares, Theresia D. Koroh Dimu, Afrizal Alias Unyil, Muhamad Achyar, Marthen Ndeo, Abdulah Nur dan Ambrosius Sukur.

Terpantau, sidang itu dipimpin Ketua Majelis Hakim Wari Juniati didampingi Hakim anggota Ari Prabowo dan Ibnu Kholig dengan agenda pembacaan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi NTT.

Herry Franklin, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati NTT mengatakan, agenda sidang tersebut yakni pembacaan dakwaan jaksa untuk tujuh orang terdakwa.

“Ini pembacaan dakwaan untuk tujuh terdakwa. Itu tujuh dakwaan hari ini dengan agenda atau acaranya yaitu pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum,” katanya kepada wartawan usai sidang.

Terhadap pembacaan surat dakwaan itu kata dia, masing-masing terdakwa melalui tim penasehat hukummya mengajukan keberatan atau esepsi yang akan disampaikan pada sidang pekan depan.

“Dengan acaranya esepsi dari terdakwa melalui penasehat hukumnya,” kata Herry.

Sementara 6 terdakwa lainnya kata dia, akan digelar sidang pekan depan dengan agenda pembacaan pembacaan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi NTT.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Ikuti terus perkembangan penanganan kasus lahan Keranga, klik di sini!

Kejati NTT Keranga Kota Kupang Lahan Keranga
Previous ArticleTerkonfirmasi Positif Covid-19, Dosen Unika Ruteng Meninggal Dunia
Next Article Anak-anak di Nagekeo Wajib Miliki KIA, Apa Itu?

Related Posts

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.