Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Warga Flotim Tewas Diduga Gantung Diri di Kupang, Polisi Masih Lidik
HUKUM DAN KEAMANAN

Warga Flotim Tewas Diduga Gantung Diri di Kupang, Polisi Masih Lidik

By Redaksi3 Februari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jenazah Dedi Dores Kiamangu (29) saat diamankan warga
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Nasib naas menimpa Dedi Dores Kiamangu (29). Warga asal RT 06/RW 03, Desa Lamawolo, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur itu ditemukan tewas gantung diri pada sebuah pohon jambu di Kupang, Rabu (03/02/2021).

Korban ditemukan sekitar pukul 00.30 Wita di lahan kosong milik Yosiap Aluman yang berbatasan langsung dengan tanah milik Juventus Tefnai di Gang Elisa Asanat, RT 03/RW 01, Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT.

Korban bersama Kristoforus Ola Doni, Venerandus Peten Koda dan Doris Imanuel Fallo merupakan tukang yang mengerjakan rumah milik Juventus Tefnai.

Mereka sudah tinggal di lokasi tersebut sejak beberapa waktu lalu. Pada Rabu (03/02/2021) sekitar pukul 00.30 Wita, Kristoforus Ola Doni yang juga kakak korban baru pulang dari tempat kerja.

Ia mencari korban namun tidak ditemukan. Saat ia melintas di lokasi kejadian, ia kaget menemukan korban sudah pada posisi gantung diri di sebuah pohon jambu.

Saat itu korban sudah meninggal dunia. Korban saat itu mengenakan celana panjang warna gelap dan baju kaos.

Pada lehernya terlilit tali nilon dan salah satu ujung tali dikaitkan pada batang pohon jambu.

Peristiwa ini mengagetkan kakak korban sehingga memanggil rekannya yang lain untuk membantu menurunkan korban. Kerabat yang lain kemudian melaporkan ke polisi di polsek Maulafa.

Kristoforus Ola Doni, Kakak korban mengaku kalau selama ini korban tidak memiliki masalah dan kelihatan sehat.

Ia juga memastikan kalau ia tidak pernah memarahi korban dan tidak ada masalah dengan pekerjaan mereka.

Ia mengaku kaget karena adiknya memilih mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Sementara Kapolsek Maulafa, AKP Jerry Puling, AMd dikonfirmasi Rabu (03/02/2021) membenarkan peristiwa naas tersebut

Polisi pun kata dia, masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari saksi-saksi. Polisi juga mengamankan barang bukti tali nilon yang dipakai korban dan pakaian korban.

Jenazah korban kemudian dievakuasi petugas medis ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.

Dari hasil pemeriksaan luar sementara, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban dan diduga kuat korban meninggal karena gantung diri beberapa jam sebelum korban ditemukan.

“Jenazah sudah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang untuk pemeriksaan medis lebih lanjut,” kata kapolsek Jerry Puling

Hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang yang akan menentukan apakah korban meninggal secara wajar atau tidak.

Penulis : Tarsi Salmon

Editor : Irvan K

Flores Timur Gantung Diri Kota Kupang Polsek Maulafa
Previous ArticleBenarkah Bupati Terpilih Sabu Warga Amerika? Begini Tanggapan Keluarga Orient
Next Article Cegah Covid-19, Nakes Puskesmas Colol Divaksin

Related Posts

Polisi Tahan Calo Trip yang Gelapkan Rp244,2 Juta, 22 Wisatawan Tiongkok Terlantar di Labuan Bajo

14 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.