Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Keluarga Minta Hentikan Polemik Proses Hukum Anton Ali
HUKUM DAN KEAMANAN

Keluarga Minta Hentikan Polemik Proses Hukum Anton Ali

By Redaksi23 Februari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Frans Tulung (tengah) didampingi Imbo Tulung dan Andre Djemalu mewakili Keluarga Antonius Ali saat memberikan keterangan pers di Kupang, Selasa, 23 Februari 2021 (Foto: Vox NTT/Tarsi Salmon)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Keluarga pangacara Antonius Ali meminta agar diskursus proses hukum yang bersangkutan dihentikan. Hal itu agar keluarga bisa fokus terhadap persidangan pengacara mantan Bupati Mabar Agustinus Ch Dula tersebut.

Sebelumnya, Antonius Ali ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur Kejati (NTT) pada Kamis, 17 Februari 2021 lalu.

Anton Ali ditetapkan tersangka dan ditahan dalam kasus saksi palsu pada sidang praperadilan terhadap mantan Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula, pekan lalu di Pengadilan Negeri (PN) Kupang.

Frans Tulung selaku perwakilan keluarga Antonius Ali mengatakan sudah sekian lama berita-berita bergulir di tengah masyarakat, baik lokal maupun nasional.

“Kami nyatakan di sini, bahwa apa yang dikatakan oleh teman-teman yang menghiasi media publik selama ini, itu bukan ekspresi dari keluarga,” ujar Frans Tulung kepada wartawan di Kupang, Selasa (23/02/2021).

Ia menegaskan, pernyataan tersebut betul-betul produk dari simpatisan dan kritikus, yang kadang membawa limbah yang memberikan turbulensi hubungan mitra, antara Kejaksaan dan penasehat hukum.

“Kami khawatir, ada pemberitaan yang membangun turbulensi baru, antara kami dan pihak Kejaksaan yang bisa mengganggu kami dan pihak Kejaksaan,” katanya.

Oleh karena itu, keluarga ingin agar berita-berita terkait Anton Ali dihentikan. Biarlah jaksa fokus dengan kewenangannya, dan keluarga juga fokus mengkonsolidasi diri untuk menghadapi persidangan.

“Terhadap hal-hal yang selama ini mungkin menyakiti siapa saja, apakah orang perorangan atau lembaga Kejaksaan, kami patut menyampaikan permintaan maaf. Atas nama keluarga, walaupun itu komentar dari pihak luar,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya sebenarnya tidak berpostur seperti itu. Keluarga ingin proses hukum berjalan secara baik, sehingga pengadilan yang akan melakukan proses timbang uji.

“Biarlah semuanya cooling down, sehingga tidak terjadi lagi bola salju baru. Ini untuk ketenangan Pak Anton sendiri. Pak anton ingin tenang, sehingga semuanya bisa fokus,” ujarnya.

Sementara Imbo Tulung, yang juga salah satu perwakilan keluarga menyampaikan Anton Ali berterima kasih terhadap atensi yang diberikan selama ini.

“Pada pokoknya, Pak Anton berterima kasih atas atensi yang diberikan oleh pihak-pihak dari luar,” ucap Imbo.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

 

Antonius Ali Kejati NTT Kota Kupang Tanah Keranga
Previous ArticlePembunuhan di Maktihan-Malaka, Keluarga Korban: Harus Dihukum Mati
Next Article Begini Perkembangan Budi Daya Ikan Air Tawar dengan Sistem Bioflok di Desa Liang Sola

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026
Terkini

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.