Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Satu Tewas, Sembilan Luka Akibat Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar
HUKUM DAN KEAMANAN

Satu Tewas, Sembilan Luka Akibat Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

By Redaksi28 Maret 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam. (Foto: Ist).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang,VoxNtt.com-Teror bom bunuh diri yang meledak di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3/03/2021) menyebabkan satu orang tewas dan sembilan orang mengalami luka-luka.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam menyebutkan, korban tewas diduga sebagai pelaku. Sedangkan sembilan korban luka merupakan masyarakat yang terdiri atas lima orang petugas gereja dan empat orang jemaah (umat) gereja tersebut.

“Satu korban yang dipastikan sebagai pelaku bom bunuh diri tersebut. Kemudian sembilan petugas yang terdiri dari lima petugas dan empat jemaah yang saat ini sedang dirawat,” jelas Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam, Minggu siang.

Pihaknya belum mengungkap identitas pelaku karena sedang dilakukan olah data. Sementara sembilan warga yang mengalami luka-luka sedang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

Baca: Teror Bom Bunuh Diri Saat Perayaan Minggu Palma di Gereja Katedral Makassar

Ia menjelaskan ledakan itu terjadi saat umat Katolik sedang merayakan Minggu Palma. Perayaan tersebut tidak dihadiri banyak umat karena menerapkan protokol kesehatan.

Meski daya ledak bom tersebut cukup tinggi, namun gereja hanya mengalami kerusakan sedikit, terutama di area sekitar pintu masuk halaman gereja dan menyasar beberapa kendaraan.

Penulis: Yohanes

Previous ArticleTeror Bom Bunuh Diri Saat Perayaan Minggu Palma di Gereja Katedral Makassar
Next Article Bupati Edi Endi: Tolong Bantu Kami

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.