Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Konsumsi Miras Oplosan, Ladies di Cokelat Cafe Meninggal Dunia dalam Kondisi Hamil 6 Bulan
NTT NEWS

Konsumsi Miras Oplosan, Ladies di Cokelat Cafe Meninggal Dunia dalam Kondisi Hamil 6 Bulan

By Redaksi18 Juni 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ladies bernama Rovina Gamur alias Vila kelahiran tahun 1998 asal Manggarai saat dirawat di RSD Aeramo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Wanita pekerja tempat hiburan malam (ladies) meninggal dunia setelah dirawat intensif di ruang UGD RSD Aeramo, Jumat (18/06/2021) sore.

Wanita itu diketahui bernama Rovina Gamur alias Vila kelahiran tahun 1998 asal Manggarai.

Dia merupakan pekerja wanita (ladies) di Cokelat Cafe, Kelurahan Lape, Kabupaten Nagekeo.

Dia ditemukan dalam kondisi kritis oleh warga di Cokelat Cafe kemudian dibawa ke Puskesmas Danga beberapa jam setelah Bripka Januarius Peniem dikabarkan meninggal dunia.

BACA JUGA: Oknum Polisi di Polres Nagekeo Diduga Keracunan Miras Oplosan Bersama Ladies

Di Puskesmas Danga, Rovina Gamur masih dalam kondisi kritis dengan bola mata yang telah memutih. Meski begitu, denyut jantung janin di dalam perut Rovina masih terus berdetak setelah petugas medis mendeteksinya dengan alat USG.

Karena kondisi almarhumah kian kritis, petugas medis Puskesmas Danga kemudian merujuk Rovin ke RSD Aeramo dan dirawat secara intensif di ruang UGD.

Wanita itu terus mengalami kejang-kejang dengan busa yang terus mengucur dari dalam mulutnya.

BACA JUGA: Oknum Polisi di Nagekeo Meninggal Dunia, Diduga Keracunan Miras Oplosan

Sekitar Pukul 17.35 Wita, dia akhirnya menghembuskan napas terakhir bersamaan dengan bayi di dalam kandungannya.

Saat ini, jenazah Rovina siap diberangkatkan ke Kampung Karot, Manggarai. Seluruh pembiayaan atas itu ditanggung Mbulang Lukas, SH pengacara di LBH Nurani Nagekeo.

Rovina Gamur meninggalkan seorang anak laki-laki yang masih kecil.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleBuntut Rekaman Suara Berbau SARA, Warga Adat dari Pulau Timor NTT Kirim Surat Terbuka untuk Megawati Soekarnoputri
Next Article Di Ende Harga Kemiri Menurun Drastis

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.