Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»‘Pantau Sajalah’ Berbagi Kasih untuk Pasien Isoman
KOMUNITAS

‘Pantau Sajalah’ Berbagi Kasih untuk Pasien Isoman

By Redaksi10 Agustus 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tim 'Pantau Sajalah' sedang membagikan paket Sembako di Puskesmas Ketang. (Foto: Dok. Andreas Haryadi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) kian ganas. Hampir seluruh sektor terdampak, tidak hanya kesehatan. Sektor ekonomi juga mengalami dampak serius akibat pandemi virus corona.

Di tengah situasi setiap orang ingin menyelamatkan diri akibat serangan Covid-19, ternyata masih ada yang peduli dengan sesama. Salah satunya orang muda di Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai yang tergabung dalam kelompok ‘Pantau Sajalah’.

Kelompok anak muda ini kemudian berbagi kasih berupa pembagian Sembako kepada para pasien positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman). Sembako yang disalurkan menyasar pada beberapa tempat di Manggarai.

Jose Bura, salah satu anggota komunitas ‘Pantau Sajalah‘ menjelaskan, pasien positif Covid-19 yang melakukan isoman tentu saja secara mandiri memenuhi kebutuhannya.

Situasi ini dianggap Jose sangat sulit bagi pasien. Itu sebabnya, tim ‘Pantau Sajalah‘ tergugah untuk kemudian menjalankan misi kemanusian berupa membagikan beberapa paket Sembako.

Jose dan teman-teman kemudian bergerak cepat mencari donatur yang juga mempunyai perasaan yang sama untuk membantu pasien isoman.

“Kami laksanakan kegiatan ini di dua kecamatan yakni Kecamatan Lelak dan Kecamatan Cibal Barat. Ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap sesama terutama bagi saudara-saudari yang terpapar Covid -19 dan menjalankan isolasi mandiri,” terang Jose di Ruteng, Selasa (10/08/2021).

Di Kecamatan Lelak distribusi bantuan Sembako menyasar di Puskesmas Ketang. Sedangkan di Kecamatan Cibal Barat menyasar di Puskesmas Wae Codi.

Bahan Sembako yang dibagikan, ungkap dia, berupa telur, gula, susu, minyak goreng dan sayur.

Sayur menjadi salah satu item yang dibagikan, mengingat pasien Covid-19 membutuhkan asupan gizi guna meningkatkan imun tubuh.

Selain itu, sayur dimasukan ke dalam paket bantuan karena komunitas ‘Pantau Sajalah‘ sedang mendorong semangat petani hortikultura untuk tetap menjalankan usahannya.

“Karena mereka (petani hortikultura) juga mempunyai peran penting dalam menekan laju penyebaran Covid-19,” imbuh Jose.

Di balik gerakan kemanusiannya, Jose tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada Atanasius Madu, donatur yang dengan tulus dan ikhlas membantu komunitas ‘Pantau Sajalah‘ dalam mendatangkan Sembako.

“Kami berharap ke depan ada Atanasius lainnya yang mempunyai kepedulian yang sama untuk membantu mereka yang menjalankan isoman,” katanya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Ketang Wili Dugis menyampaikan terima kasih kepada komunitas ‘Pantau Sajalah‘ karena peduli terhadap pasien isoman di wilayah kerjanya.

Wili berharap agar ke depannya ada banyak orang yang mau membuka hati membantu pasien Covid-19 yang menjalankan isoman.

Kepala Puskesmas Wae Codi Eduar Kluman juga menyampaikan hal senada. Menurut Eduar, penanganan Covid-19 menjadi tanggung jawab bersama.

Kontributor: Andreas Haryadi
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai Puskesmas Ketang Puskesmas Wae Codi Virus Corona
Previous ArticleYeni Veronika, Srikandi Penyelamat Mimpi Anak Penyandang Disabilitas di Matim
Next Article Jokowi Teken Perpres Penanggulangan TBC, Target Eliminasi 2030

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Warga Kampung Barang Gelar Roko Molas Poco, Tiang Utama Rumah Adat Gendang Diarak ke Lokasi Pembangunan

11 Juni 2026

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.