Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Proyek Saluran Milik BPBD Nagekeo Telan Korban Jiwa
HUKUM DAN KEAMANAN

Proyek Saluran Milik BPBD Nagekeo Telan Korban Jiwa

By Redaksi3 Oktober 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jasad korban Petrus Kurniawan Boetara (24) saat dievakuasi polisi (Foto: Patrick Romeo Djawa/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Seorang remaja di Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo ditemukan tewas di dalam kolam hasil galian pada proyek pembangunan saluran pengarah air, Minggu (03/10/2021).

Proyek tersebut milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Nagekeo tahun 2021.

Korban diketahui bernama Petrus Kurniawan Boetara (24), warga Kampung Perimese, Desa Nggolonio, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Korban pertama kali ditemukan meninggal dunia oleh Vinsen Ayu (17) seorang pelajar SMA Negeri 1 Aesesa sekitar pukul 16.00 Wita di RT 40, Lingkungan V, Kelurahan Danga, Kota Mbay.

Vinsen mengaku tidak sengaja melihat kepala korban yang sedang terapung ketika ia sedang menghalau ternak kambing gembalaanya yang masuk ke dalam parit.

“Pas saya mau usir kambing, saya lihat ada kepala yang terapung di kolam. Saya langsung kasih tahu orang-orang di sini,” kata Vinsen.

Sementara, Ebiet Boetara (27) kakak korban ketika diwawancarai VoxNtt.com di tempat kejadian perkara mengatakan adiknya itu dalam kondisi sakit.

“Ema, dia kurang beres Ema. Sakit sudah satu minggu. Macam orang buat tu. Kalau dia reaksi, rumah-rumah habis dia lempar,” katanya.

Ebiet dan korban diketahui baru tiga hari menetap di rumah bibi mereka bernama Theresia Mida ( 62). Tujuan mereka menetap di rumah itu lantaran sedang melakukan pengobatan alternatif di “orang pintar” atas sakit yang sedang diderita korban.

Sudah hampir seminggu adiknya itu kerap mengalami kerasukan. Bila sedang kerasukan, kata Ebiet, korban sering mengamuk dan menghancurkan apa saja.

Sementara, Theresia Mida (62) bibi korban mengaku terakhir kali bersama korban pada 2 Oktober 2021 malam.

“Kemarin sore, kami pergi lagi di paranormal mau sapu, jangan sampai ada dunia itu to. Pulang tadi malam, sampai di sini turun mobil dia bilang mau pulang kembali ke kampung,” kata Theresia sambil menangis.

Saat ini, jasad korban telah dievakuasi oleh aparat Kepolisian Resort Nagekeo ke Rumah Sakit Umum Daerah Aeramo untuk melakukan pemeriksaan. Polisi juga telah memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian.

VoxNtt.com akan terus berupaya mengkonfirmasi pihak Kepolisian Resort Nagekeo guna mengetahui penyebab utama kematian korban.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo Polres Nagekeo
Previous ArticleManusia dan Kemajuan: Jebakan Atas Manusia
Next Article Rasionalisasi karena Minim Anggaran, Bukan karena Keterbatasan Manusia

Related Posts

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026

KPK Diminta Awasi Pengelolaan Dana Bantuan Bencana di Nagekeo

22 Agustus 2026
Terkini

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.