Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Siswa SMPN 11 Poco Ranaka Jalan Kaki 2,5 KM untuk Dapatkan Jaringan Internet
Pendidikan NTT

Siswa SMPN 11 Poco Ranaka Jalan Kaki 2,5 KM untuk Dapatkan Jaringan Internet

By Redaksi5 Oktober 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah siswa SMPN 11 Poco Ranaka saat mengikuti ANBK di bukit Golo Ros, Selasa (05/10/2021)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Siswa dan guru SMPN 11 Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur harus menempuh perjalanan sekitar 2,5 kilometer menuju sebuah bukit untuk mengikuti asesmen nasional berbasis komputer (ANBK), Selasa (05/10/2021).

Bahkan hingga sampai di sebuah rumah pada bukit yang bernama Golo Ros itu, para siswa terpaksa harus berjalan kaki.

ANBK sendiri adalah program penilaian mutu setiap sekolah. Tujuan program ini untuk menghasilkan informasi akurat dalam memperbaiki mutu pembelajaran.

Pilihan tempat asesmen nasional oleh para siswa kelas VIII SMPN yang berlokasi di Desa Wangkar Weli, Kecamatan Lamba Leda Timur itu bukan tanpa sebab. Pada pelaksanaan ANBK, sulit mendapatkan askes internet.

Selain kendala jaringan, fasilitas perangkat untuk mendukung pelaksanaan ANBK di SMPN 11 Poco Ranaka juga belum tersedia.

Apalagi sekolah yang berdiri pada 10 Mei 2019 itu hingga kini belum memiliki gedung sendiri. Selama ini mereka terpaksa menumpang proses belajar mengajar di ruangan milik SDK Wae Palo.

Kepala SMPN 11 Poco Ranaka Wihelmus Vinsen membenarkan kondisi jaringan yang parah saat pelaksanaan ANBK tersebut.

“Sejak hari pertama sampai hari kedua di sekolah mengalami keterbatasan jaringan, selain itu kami di SMPN 11 juga belum punya gedung sekolah, terpaksa, untuk mengatasi keterbatasan itu, kami harus melaksanakan ANBK di rumah warga yang terletak puncak,” kata Vinsen saat diwawancarai awak media.

Meskipun tidak ada perangkat komputer dan terganggunya jaringan internet, kata dia, SMPN 11 Poco Ranaka tetap melaksanakan ANBK.

Pihaknya terpaksa meminjam laptop di sekolah-sekolah tetangga untuk kebutuhan pelaksanaan ANBK.

Sedangkan terkait ketiadaan gedung, Vinsen mengaku sudah berjalan selama tiga tahun sejak SMPN 11 beroperasi melalui SK Izin Operasional bernomor 420/967/PK/V/2019.

Senada dengan Vinsen, Yanita Asinta Onik siswa kelas VIII mengaku selama mengikuti ANBK, ia mengalami banyak kesulitan terutama jaringan internet.

“Kendala jaringan internet, soal tidak muncul. Selain kendala jaringan, kami juga belum memiliki gedung sekolah, makanya ANBK sejak hari pertama sampai hari kedua, kami pakai rumah warga, yang terletak di bukit Golo Ros,” kata Onik.

Ia pun berharap pemerintah pusat, melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, agar memberikan perhatian serius terkait kekurangan di sekolahya.

Penulis: Ardy Abba

Matim SMPN 11 Poco Ranaka
Previous ArticleKemewahan Kilau Lampu saat Upacara Pembukaan PON XX Papua, Warga Ucapkan Terima Kasih kepada PLN
Next Article Perumda Mawarani dan PLN Olah Limbah PLTU Ropa Jadi Aneka Produk Konstruksi

Related Posts

SDN Cipedak 01 dan SMP IL Kapten Fatubaa Wakili Indonesia di Ajang AIA Healthiest Schools Asia Pasifik 2026

2 Juni 2026

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.