Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Tahun 2021, Tingkat Kriminalitas di TTU Menurun
HUKUM DAN KEAMANAN

Tahun 2021, Tingkat Kriminalitas di TTU Menurun

By Redaksi31 Desember 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kasat Reskrim Polres TTU Iptu Fernando Oktober (kiri) dan Kasat Lantas Polres TTU AKP Firamuddin saat menggelar konferensi pers, Kamis, 30 Desember 2021 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Tingkat kriminalitas di Kabupaten TTU selama tahun 2021 diketahui mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal itu terbukti dengan jumlah laporan pengaduan yang diterima Polres TTU hingga tanggal 29 Desember 2021 hanya mencapai 452 kasus. Sementara pada tahun 2020 jumlah laporan pengaduan yang diterima Polres TTU mencapai 519.

“Tren kriminalitas menurun sekitar 12 persen, dari 452 kasus itu kami sudah selesaikan 361 kasus atau sekitar 80 persen,” jelas Kasat Reskrim Polres TTU Iptu Fernando Oktober saat menggelar konferensi pers di Mapolres setempat, Kamis (30/12/2021).

Iptu Fernando menjelaskan, dari jumlah 452 kasus tersebut terbanyak yakni penganiayaan. Selain itu kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten TTU juga terbilang tinggi, di mana selama tahun 2021 terdapat sebanyak 15 kasus.

“Itu artinya setiap bulan ada 1 anak atau perempuan yang menjadi korban kekerasan,” tandasnya.

Iptu Fernando pada kesempatan itu juga menyampaikan jika tren penurunan kasus yang ditangani polisi menunjukkan bahwa kondisi keamanan di TTU kian stabil.

Hal itu berkat kerja sama yang baik antara semua pihak sehingga keamanan dan ketenteraman masyarakat bisa terwujud.

“Ini berkat kerja sama yang baik antarsemua stakeholder, kita akan pertahankan dan tingkatkan lagi ke depannya,” tuturnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Polres TTU TTU
Previous ArticleDiawali Pekikan “Petani Tanam Terus”, Bupati Malaka Bersama Poktan Kobalima Tanam Jagung Hibrida
Next Article Diduga Curi Uang, Sekuriti di Gereja Kumba Diringkus Aparat Polres Manggarai

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.