Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kedapatan Jual Daging Berulat, Dua Pedagang di TTU Diamankan Polisi
HUKUM DAN KEAMANAN

Kedapatan Jual Daging Berulat, Dua Pedagang di TTU Diamankan Polisi

By Redaksi15 Maret 20221 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi daging sapi yang sudah berulat yang dijual oleh dua pedagang di Pasar Eban, Selasa, 15 Maret 2022 (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-HS (24) dan FS (21) warga Kecamatan Bikomi Utara yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang daging sapi dibekuk tim gabungan dari Polsek Miomafo Barat dan Dinas Peternakan Kabupaten TTU, Selasa (15/03/2022).

Keduanya ditangkap lantaran kedapatan menjual 14 kg daging sapi yang sudah berulat bagi warga yang berkunjung ke Pasar Mingguan Eban.

Daging sapi tersebut diketahui milik pengusaha berinisial MM warga Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Usai diamankan, barang bukti daging sapi berulat dan kedua pedagang langsung dibawa dan diserahkan ke Polres TTU untuk diproses hukum.

Kapolsek Miomafo Barat Ipda Putu Ediarta saat diwawancarai wartawan melalui telepon membenarkan adanya penangkapan pedagang daging sapi “nakal” tersebut.

Menurutnya, penangkapan tersebut bermula dari laporan Dinas Peternakan Kabupaten TTU, di mana terdapat pedagang di Pasar Eban yang menjual daging sapi sudah tidak layak konsumsi (berulat).

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Ediarta bersama anggota didampingi tim dari Dinas Peternakan langsung turun ke TKP untuk mengamankan terduga pelaku dan barang bukti.

“Pedagangnya dari Kefa, sudah pernah ditegur sampai 1 atau 2 kali dan terakhir kedapatan lagi di sini, pedagang dan barang bukti sudah kita serahkan ke Polres TTU untuk diproses hukum,” tegasnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Dinas Peternakan TTU Pasar Eban Polres TTU TTU
Previous ArticleWapres Ma’ruf Amin: Saya Bersyukur Datang ke NTT yang Kedua Kalinya
Next Article Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa Compang Cibal, Pjs dan Dua Orang Bendahara Diperiksa Polres Manggarai

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.