Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Panen dan Tanam Sayur Selada Air di TTU, Gubernur NTT Dorong Warga Manfaatkan Pupuk Organik
Regional NTT

Panen dan Tanam Sayur Selada Air di TTU, Gubernur NTT Dorong Warga Manfaatkan Pupuk Organik

By Redaksi8 Agustus 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat didampingi Bupati TTU Juandi David saat memanen sayur selada air milik petani di Desa Popnam, Senin, 08 Agustus 2022 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan penanaman dan pemanenan sayuran selada air di Desa Popnam, Kecamatan Noemuti, Senin (08/08/2022).

Tanam dan panen tanaman sayur milik 10 kelompok  tani dampingan Dinas Pertanian TTU ini di lahan seluas kurang lebih 9 hektare.

Pengembangan sayuran selada dipusatkan di lokasi pertanian yang terletak tepat di belakang Puskesmas Oemeu.

Terpantau, kegiatan itu dihadiri langsung oleh Bupati TTU Juandi David, Wakil Bupati Eusabius Binsasi, Ketua DPRD TTU Hendrik Frederik Bana, Kajari TTU Robert Jimmy Lambila, Kapolres TTU AKBP Moch. Muchson serta Dandim 1618/ Letkol Arm. Laode Irwan Halim.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.30 Wita itu juga dihadiri para pimpinan OPD lingkup Pemda TTU, Camat Noemuti Egidius Sanam, para kades dan anggota 10 kelompok tani pengembang tanaman sayur daun tersebut.

Gubernur Viktor saat melakukan penanaman secara simbolis secara tegas mendorong petani untuk menggunakan pupuk organik dalam pembudidayaan tanaman selada air.

Hal itu selain untuk menghemat pengeluaran juga memberikan nilai gizi lebih dalam tanaman sayur tersebut.

Klemens Nitjano salah satu petani pengelola sayur selada air dalam sesi dialog mengaku terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam proses pembudidayaan.

Itu di antaranya terkait alat dan mesin pertanian dalam hal ini traktor tangan, serta irigasi.

Menurutnya, akibat kekurangan alsintan dan irigasi yang kurang memadai sehingga selama ini masih banyak lahan yang belum ditanam.

Selain itu, kondisi pasar yang kurang memadai juga dinilainya menjadi salah satu penghambat dalam pengembangan sayuran selada.

“Pasar paling banyak selama ini dari Kupang, Belu, Malaka dengan TTU, di Kupang kadang kami baru simpan barang belum terlalu lama sudah suruh pindah,” tuturnya.

Menanggapi keluhan petani tersebut, Gubernur Viktor langsung memerintahkan Dinas Pertanian, Peternakan, serta Dinas Perdagangan Kabupaten TTU untuk berkoordinasi dengan dinas teknis di provinsi.

Untuk selanjutnya menghitung kebutuhan petani secara teknis untuk bisa segera dipenuhi.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

David Juandi Juandi David Kabupaten Timor Tengah Utara TTU Viktor Bungtilu Laiskodat
Previous ArticleDinilai Cacat Hukum, BPN NTT Diminta Segera Batalkan SK dan SHM Nomor 5650 Kelurahan Oesapa
Next Article Meski Sudah Sampaikan ke PDAM, Air di Karot Pa’ang Tetap Tidak Jalan

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.