Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Diduga Terlibat dalam Mafia BBM, Kapolri Diminta Bersihkan Internal Polda NTT
HUKUM DAN KEAMANAN

Diduga Terlibat dalam Mafia BBM, Kapolri Diminta Bersihkan Internal Polda NTT

By Redaksi14 September 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Dewan Pembina Lembaga Hukum dan HAM PADMA Indonesia, Gabriel Goa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (Kompak) Indonesia, Gabriel Goa, ikut menyoroti kasus penimbunan dan mafia BBM di NTT yang diduga melibatkan aparat penegak hukum.

Sebelumnya, kata dia, ada asus tangkap tangan penimbunan BBM di Sabu Raijua pada 2 Februari 2020 yang diduga melibatkan Kapolsek Sabu Barat, Kompol Samuel Simbolon. Hingga kini pun kasus tersebut tidak ada kejelasan.

Kemudian, Polresta Kupang Kota mengamankan seorang warga berinisial AA atas kasus dugaan penimbunan 6 ton BBM jenis solar, di wilayah RT26/RW05, Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang. Belum lagi daerah lain di NTT yang belum terbuka ke permukaan.

Atas situasi itu, Gabriel pun mendesak KPK RI dan Kapolri segera membentuk tim khusus untuk membersihkan internal Polda NTT yang diduga kuat terlibat mafia BBM berubsidi.

Praktik ini sudah lama lumrah terjadi di NTT. Misalnya, sebut Gabriel, di Kabupaten Sabu  Raijua anggota polisi yang mengungkap kasus BBM bersubsidi bukannya diberikan penghargaan malah dimutasi ke Flores.

“Maraknya operasi mafia migas di Sabu Raijua bahkan di seluruh NTT karena aparat penegak hukum di Direktoratkrimsus Polda NTT  menampung oknum anggota Polri yang mempunyai rekam jejak buruk dan mereka juga menjadi bekingnya,” ujar Gabriel dalam keterangan tertulis yang diterima awak media, Rabu (14/09/2022).

Di balik sejumlah narasi pilu tersebut, Gabriel juga mendesak Kapolda dan Dirkrimsus Polda NTT untuk mendengarkan masukan dari anggota-anggotanya yang berintegritas, memiliki rekam jejak baik dan berprestasi dalam penegakan hukum.

“Saya juga mendesak Kapolri agar perintahkan Kapolda NTT segera memproses secepatnya kasus minyak yang sudah berstatus Sidik  dengan pelaku utama PT PMM sesuai kesimpulan gelar perkara dan juga kasus minyak yang diamankan Polres Sabu Raijua sejumlah 5 ton yang kemudian dilepas tanpa terlebih dahulu diperiksa dan diamankan hanya 5 jam di Polres Sabu Raijua dan diketahui bahwa Pelaku WL tidak mempunyai izin  penampungan alias ilegal,” ujar Gabriel.

Ia juga mendesak KPK RI dan Kapolri segera memerintahkan Kapolda NTT untuk menindak tegas oknum polisi yang kongkalikong dengan para mafia BBM bersubsidi.

“Seperti halnya kasus Sambo, maka di NTT juga perlu diusut tuntas oknum-oknum APH yang menjadi bekingan mafia migas,” tegasnya.

Penulis: Ardy Abba

Kapolda NTT PADMA Indonesia Polda NTT
Previous ArticleKomisi I DPRD NTT Lakukan Fit and Proper Test Calon Anggota KIPD
Next Article Pra PON XXI 2023, AFP NTT Segera Seleksi Pemain Tahap Awal

Related Posts

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.