Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Ahmad Atang Minta agar Rakyat Tidak Hanya Menjadi Suporter Politik
HEADLINE

Ahmad Atang Minta agar Rakyat Tidak Hanya Menjadi Suporter Politik

Jika meletakan sebagai suporter politik semata, maka tentu saja rakyat akan menjadi penonton dalam proses demokrasi.
By Redaksi4 November 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para pemateri saat seminar nasional dalam rangka pembukaan Konferensi Studi Regional Regio Flores PMKRI St. Thomas Aquinas di Aula Misio Kampus Unika Ruteng, Sabtu (04/11/2023)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Pengamat politik sekaligus dosen asal Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmad Atang, meminta agar rakyat tidak hanya menjadi suporter politik dalam Pemilu.

Namun rakyat menurut Atang, merupakan tulang punggung dari Pemilu yang demokratis.

Jika meletakan sebagai suporter politik semata, maka tentu saja rakyat akan menjadi penonton dalam proses demokrasi.

“Suka atau tidak suka juga bahwa pemilih kita itu bagian dari proses seleksi kepemimpinan nasional,” ujar Atang saat membawakan materi dalam kegiatan seminar nasional dalam rangka pembukaan Konferensi Studi Regional Regio Flores PMKRI St. Thomas Aquinas di Aula Misio Kampus Unika Ruteng, Sabtu (04/11/2023).

Ia menambahkan, Pemilu adalah sarana perwujudan kedaulatan rakyat untuk membentuk pemerintahan perwakilan.

“Tidak ada demokrasi tanpa Pemilu dan tidak ada Pemilu tanpa partai politik,” katanya.

Atang menegaskan, Pemilu sesungguhnya merupakan proses menyeleksi pemimpin bangsa dengan prinsip-prinsip demokrasi.

Sebab itu, dalam hajatan besar tersebut rakyat memiliki kedaulatan tertinggi.

“Sehingga di dalam demokrasi kita itu rakyat punya hak politik, yaitu hak memilih dan dipilih,” jelas Atang.

Dalam pemaparannya pula, Atang menyentil tentang kondisi ketidakpuasan rakyat terhadap kiprah partai politik. Meski begitu, lanjut dia,  suka atau tidak suka partai politik sudah menjadi bagian dari demokrasi.

“Indonesia sebagai negara menganut asas perwakilan, maka pemilu untuk Indonesia sangat penting. Karena melalui pemilu wakil rakyat itu dipilih,” kata Atang.

Di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal PP PMKRI Cristian A.D. Rettob mengatakan, saat ini rakyat Indonesia sedang menghadapi momentum konstalasi politik Pemilu 2024.

“Pemilu 2024 sebagai salah bentuk refleksi kita sebagai anak muda untuk mengkritisi terkait kesejahteraan sosial, maupun terkait kemiskinan,” katanya.

Sebagai kaum muda yang juga merupakan representasi rakyat menurut Cristian, harus mengawasi secara bersama terhadap proses Pemilu 2024. Berharap Pemilu 2024 berjalan dengan lancar dan aman.

Penulis: Ardy Abba

Dr. Ahmad Atang Konferensi Studi Regional Regio Flores PMKRI St. Thomas Aquinas PMKRI PMKRI Ruteng Universitas Muhammadiyah Kupang
Previous ArticleSP2HP Sudah Diterbitkan, Penasihat Hukum Minta Pelaku Pengeroyokan Karyawan Bajo Booze Ditetapkan Jadi Tersangka
Next Article Simon Nahak: Pejabat di Malaka Dilarang Minum Miras

Related Posts

Astra Tandang Apresiasi Political Will Pemerintah dan DPR Sahkan RUU PPRT

22 April 2026

Polemik Rektor STIKES Nusantara Dikeluarkan dari Grup WhatsApp LLDIKTI Berakhir

16 April 2026

Mahasiswa Unika Ruteng Gelar Asistensi Paskah Berbasis Budaya di Stasi Mocok

12 April 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.