Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Rektor Unika Ruteng: Perguruan Tinggi sebagai Agen Pembaharuan Masyarakat
MAHASISWA

Rektor Unika Ruteng: Perguruan Tinggi sebagai Agen Pembaharuan Masyarakat

By Redaksi11 November 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Dr. Maksimus Regus, sedang membawakan sambutan saat acara 752 sarjana dan ahli madya Unika Ruteng di Aula Asumpta Katedral Ruteng, Sabtu (11/11/2023)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Dr. Maksimus Regus, menegaskan Perguruan Tinggi sebagai agen pembaharuan masyarakat melalui kegiatan penelitian dan pengabdian.

Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya saat acara 752 sarjana dan ahli madya Unika Ruteng di Aula Asumpta Katedral Ruteng, Sabtu (11/11/2023).

Ia menegaskan, acara wisuda tersebut sebenarnya membuka pintu wawasan baru bagi para lulusan untuk menekankan nilai-nilai transformasi, kolaborasi, dan karakter.

Nilai-nilai tersebut tentu saja sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi penerus yang tangguh dan beretika.

“Di Unika Santu Paulus Ruteng, kami percaya pada ‘kekuatan pendidikan’ untuk mengubah kehidupan, komunitas, dan masyarakat,” kata Maks.

Ia mengaku model ‘twin-transformation‘ yang digagas Unika Ruteng melibatkan inisiasi perubahan kecil dalam tata kelola, bersamaan dengan mendobrak mitos Perguruan Tinggi sebagai menara gading intelektual.

Maks pun menggarisbawahi upaya kampus untuk menyediakan ekosistem yang merangsang pemikiran kritis, kreativitas, dan pengembangan individu yang utuh.

Para lulusan, kata dia, telah memanfaatkan sepenuhnya semangat transformatif ini. Rasa haus akan pengetahuan dan kesediaan untuk beradaptasi telah mengubah para lulusan menjadi individu berprestasi seperti sekarang ini.

Maks kemudian menyoroti kolaborasi sebagai pilar utama visi kampus Unika Ruteng.

Kata dia, dalam dunia yang semakin terhubung, kemampuan untuk bekerja sama diakui sebagai kunci sukses.

“Kami telah memupuk semangat kolaboratif di kalangan mahasiswa, dosen, dan staf. Melalui proyek kelompok, studi interdisipliner, dan kegiatan ekstrakurikuler, kami mengajarkan pentingnya kerja tim, empati, dan pertukaran ide,” jelasnya.

Maks menegaskan kampus berupaya untuk merangkul konsep kolaborasi pentahelix dengan pemerintah, masyarakat, dunia usaha/industri, komunitas, dan media.

“Inilah strategi-strategi terobosan dalam mempercepat transformasi kampus kami,” tambahnya, merujuk pada tambahan program studi baru belakangan ini.

Kemudian, lanjut Maks, karakter menjadi kunci ketiga visi kampus Unika Santu Paulus Ruteng.

“Karakter adalah inti dari siapa kami di tengah kehidupan. Kami menanamkan nilai-nilai integritas, etika, dan tanggung jawab sosial pada mahasiswa dan civitas akademika kami,” jelas Maks.

“Pendidikan di sini tidak hanya membekali Anda dengan pengetahuan tetapi juga membina karakter Anda, membentuk Anda menjadi warga global yang bertanggung jawab,” imbuh dia.

Rektor Unika Santu Paulus Ruteng Unika St. Paulus Ruteng
Previous ArticleBukan Cuma Bagian Timur, Tepi Barat  Lahan Jembatan Kembar Liliba Juga Bermasalah
Next Article Tiga Siswa SMK Mathilda Ruteng Tenggelam di Bendungan Kali Wae Ces, Dua Korban Asal Ngada

Related Posts

SDK Lewe Gelar Perkemahan Pramuka Sambut HUT ke-65

13 Agustus 2026

Luncurkan 100 Tahun SDK Lungar, Siswa SD dan SMP Tampilkan Tarian Sae Tiba Meka

13 Agustus 2026

Peringati Hari Anak Nasional, Yayasan TKK Fransiskus Assisi Karot Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan

28 Juli 2026
Terkini

JPIC OFM Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa melalui Layanan Kesehatan dan Trauma Healing

10 September 2026

Benturan Budaya Generasi Z dalam Birokrasi Feodal

10 September 2026

Gubernur NTT: Gempa Boleh Mengguncang, tapi Jangan sampai Ada Warga yang Tertinggal

9 September 2026

Gubernur NTT Pastikan Penanganan Gempa Palue Berlanjut

9 September 2026

Partai Perindo Terus Bergerak, Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak di Manggarai Barat

9 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.