Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Tiga Siswa SMK Mathilda Ruteng Tenggelam di Bendungan Kali Wae Ces, Dua Korban Asal Ngada
HUKUM DAN KEAMANAN

Tiga Siswa SMK Mathilda Ruteng Tenggelam di Bendungan Kali Wae Ces, Dua Korban Asal Ngada

By Redaksi11 November 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Korban tenggelam di Sungai Wae Ces sedang diratapi keluarga dan pihak sekolah (Foto: Berto Davids/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Nahas menimpa tiga siswa pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Mathilda Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (11/11/2023) siang.

Ketiganya tenggelam di Bendungan Kali Wae Ces Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai sekitar pukul 13.00 Wita.

Informasi yang diperoleh VoxNtt.com, tiga korban tersebut masing-masing; Filman Noli Bhodo (16) Kelas 10 Jurusan Perhotelan asal Kabupaten Ngada, Yosep C. Reta (16) Kelas 10 Jurusan Perhotelan asal Kabupaten Ngada, dan Apolceanus Dusa (16) Kelas 10 Jurusan Keperawatan asal Watu Cie, Kabupaten Manggarai Timur.

Saat ini ketiganya sudah dievakuasi ke ruangan mayat BLUD RSUD Ruteng oleh TNI Polri, Tim SAR dan PMI, dibantu warga.

Dari Ketiga korban tersebut, Apolceanus Dusa (16) Jurusan Keperawatan asal Watu Cie, Kabupaten Manggarai Timur menolak untuk diotopsi.

Keluarga korban menerima kematian Apolceanus sebagai sebuah musibah.

“Kami tolak otopsi karena ini meninggal bukan karena kekerasan tetapi karena tenggelam. Kami keluarga ikhlas menerima dan suratnya sudah kami tanda tangani,” kata keluarga korban di tengah hiruk pikuk tangisan tiga jenazah.

Jenazah korban Apolceanus sudah dibawa ke Watu Cie, Kabupaten Manggarai Timur untuk disoemayam di rumah orangtuanya.

Sementara keberangkatan dua korban lainnya asal Kabupaten Ngada masih menunggu orangtua dan keluarganya yang mengaku sedang dalam perjalanan menuju Ruteng.

Kontributor: Berto Davids

Manggarai Sekolah Menengah Kejuruan Mathilda Ruteng SMK Mathilda Ruteng
Previous ArticleRektor Unika Ruteng: Perguruan Tinggi sebagai Agen Pembaharuan Masyarakat
Next Article Kronologi Lengkap Tenggelamnya Tiga Siswa SMK Mathilda Ruteng, Punya Niat Membantu

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.