Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Melki Laka Lena Dorong AKAD Asal NTT Berangkat melalui Jalur Legal
NTT NEWS

Melki Laka Lena Dorong AKAD Asal NTT Berangkat melalui Jalur Legal

By Redaksi23 Desember 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Emanuel Melkhiades Laka Lena
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang, Vox NTT- Angkatan Kerja Antardaerah (AKAD) asal NTT yang mengadu nasib ke daerah lain diminta agar melalui jalur keberangkatan legal.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Melki Laka Lena dan menggelar seminar di Kupang, Sabtu (22/12/2023).

Ketua DPD I Partai Golkar NTT itu menyebut urgensi penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang atau TPPO di NTT adalah dengan cara mendorong keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui jalur yang legal dan sesuai prosedur.

“Kalau lawan TPPO, kita harus dorong PMI NTT yang legal dan berangkat melalui prosedur yang benar. Tidak boleh melalui jalur non prosedural,” katanya.

Melki Laka Lena menyebut risiko kemiskinan di Provinsi NTT menjadi isu serius, sehingga memaksa sebagian besar PMI harus berangkat melalui jalur non prosedural.

“Pada tahun 2023, sebanyak 146 PMI meninggal, kebanyakan dari mereka berangkat melalui jalur ilegal. Kalau begitu, berarti ada kesalahan dalam menangani masalah ini,” ujarnya.

Sementara, untuk menangani masalah Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO), demikian Melki, harus fokus untuk mengatasi PMI yang berangkat melalui prosedur yang baik dan benar.

Sia juga menekankan pentingnya kelengkapan dokumen dan berkas keberangkatan, sambil menyoroti perlunya pengalaman dan pengetahuan bagi para calon PMI yang hendak diberangkatkan.

Sisi lain, Melki menambahkan, saat ini Malaysia menjadi tujuan utama bagi kebanyakan warga Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ingin mencari pekerjaan di luar negeri.

“Kebanyakan dari kita merantau ke Malaysia. Sementara PM Malaysia sendiri justru memuji pertumbuhan ekonomi yang ada di Indonesia,” tandasnya.

Hadir dalam kegiatan yang sama, Perwakilan BP3MI NTT, Lukas Doni.

Saat menyampaikan materi, Lukas mencatat sebanyak 426 kasus Pekerja Migran Indonesia (PMI) hingga per tanggal 12 Desember 2023 lalu.

Menurut dia, dari jumlah yang ada, terdapat 143 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal dunia. Mirisnya 143 PMI itu berangkat melalui jalur non prosedural.

“Jadi mudah-mudahan kita semua bisa bekerja sama untuk mengurangi Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) di Nusa Tenggara Timur,” katanya.

Di tahun 2023, menurutnya, hanya 1287 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mendaftar, dan berangkat melalui jalur yang benar atau legal.

“Jadi PMI yang resmi daftar dan berangkat tahun 2023 itu ada 1287, dengan negara tujuan paling banyak itu di Malaysia dan Singapura,” kata dia.

Dia juga memperingatkan tentang informasi yang beredar di media sosial, sementara masih banyak yang berangkat tanpa prosedur.

“Jadi saya minta kerja sama dari semua pihak untuk lindungi mereka, sehingga tidak terjebak dengan informasi yang tidak benar,” tukasnya.

Penulis: Ronis Natom

Emanuel Melkhiades Laka Lena Melki Laka Lena Wakil Ketua Komisi VI DPR RI
Previous ArticleSemarakan Natal 2023, 2618 Mahasiswa Unika Ruteng Jalani PkM di 35 Lokasi
Next Article TKD Prabowo-Gibran NTT Gelar Lomba Video Paduan Suara Lagu Natal, Hadiahnya Fantastis

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Wakil Bupati Nagekeo Terjatuh dari Kuda Saat Penyambutan Peserta MTQ NTT

23 Juni 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.