Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Kemenag Minta MAN Nagekeo Pertimbangkan Kembali Pemberhentian Siswa Atas Kasus Cabut Colokan Listrik
Pendidikan NTT

Kemenag Minta MAN Nagekeo Pertimbangkan Kembali Pemberhentian Siswa Atas Kasus Cabut Colokan Listrik

By Redaksi10 Oktober 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kasi Bimas Islam Kemenag Nagekeo, Abdurrahman Karengga meminta agar MAN Nagekeo pertimbangan kembali pemberhentian AM, pelajar MAN Nagekeo yang ketahuan mencabut colokan listrik (Foto: Patrianus Meo Djawa/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nagekeo menyarankan agar Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Nagekeo, Vera Kartina, mempertimbangkan kembali keputusan pemberhentian seorang siswa berinisial AM (17).

AM dilaporkan diberhentikan setelah terlibat dalam insiden mencabut colokan listrik yang menghubungkan stand pameran milik SMK Gonzaga Mbay pada Kamis, 26 September 2024.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam pada Kantor Kemenag Kabupaten Nagekeo, Abdurrahman Karengga, menyatakan bahwa pemindahan AM ke sekolah lain berpotensi tidak dapat dilakukan karena waktu pelaksanaan ujian akhir yang semakin dekat.

Menurutnya, sistem pendataan EMIS Kemenag RI akan segera ditutup, yang membuat proses pemindahan siswa menjadi sulit.

“Saya memiliki pertimbangan bahwa jarak waktu antara bulan Oktober hingga ujian akhir sudah sangat dekat. Saya secara pribadi meminta kepada kepala MAN Nagekeo untuk mempertimbangkan keputusan tersebut. Jangan sampai anak ini kehilangan peluang untuk pindah sekolah karena pendataan EMIS sudah terkunci,” jelas Abdurrahman Karengga kepada VoxNtt.com di ruang kerjanya di Kantor Kemenag Kabupaten Nagekeo, Rabu (9/10/2024).

Meskipun demikian, Abdurrahman menekankan bahwa saran ini merupakan pandangan pribadinya dan tidak bermaksud untuk mengintervensi keputusan yang telah diambil oleh pihak MAN Nagekeo sebagai lembaga pendidikan.

Saran tersebut disampaikan agar AM tidak kehilangan haknya untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak, sesuai amanat Undang-undang.

Sebelumnya, MAN Nagekeo telah memutuskan untuk memberhentikan AM, siswa kelas III yang merupakan anak ketiga dari empat bersaudara dari pasangan suami istri miskin asal Kolikapa, Kelurahan Mbay 1.
Keputusan pemberhentian ini dipicu oleh insiden pencabutan colokan listrik yang dilaporkan oleh SMK Gonzaga Mbay.

Meskipun demikian, pihak MAN Nagekeo mengklarifikasi bahwa alasan utama pemberhentian adalah karena AM terbukti mengonsumsi minuman keras, yang dianggap sebagai pelanggaran berat dan sangat dilarang dalam agama.

Kedua orangtua AM terus memohon agar sekolah dapat mempertimbangkan kembali keputusan tersebut, mengingat waktu pelaksanaan ujian nasional yang semakin dekat dan kendala pembiayaan jika AM harus dipindahkan ke sekolah lain.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

MAN Nagekeo Nagekeo
Previous ArticleYohan-Thomas Dukung Program Makanan Sehat Prabowo-Gibran
Next Article Tragedi Bunuh Diri di Kalangan Mahasiswa: Refleksi Kitab Suci dan Tanggung Jawab Kita

Related Posts

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026

Peringati Hari Anak Nasional, Yayasan TKK Fransiskus Assisi Karot Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan

28 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.