Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»BPOM RI Siap Dukung Program Satu Desa Satu Produk Gubernur NTT
NTT NEWS

BPOM RI Siap Dukung Program Satu Desa Satu Produk Gubernur NTT

By Redaksi20 Maret 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pose bersama BPOM RI dengan Gubernur NTT dan para bupati se-NTT usai pertemuan di Gedung Rempah BPOM di Jakarta, Kamis, 20 Maret 2025 (Foto: Dok. Pribadi/HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI)  mendukung penuh program One Village One Product atau Satu Desa/Kelurahan Satu Produk milik Gubernur NTT, Melki Laka Lena.

Wujud nyata dukungan itu, BPOM RI meminta setiap kabupaten di NTT menyiapkan lahan untuk pembangunan Unit Pelayanan Teknis (UPT) guna mempercepat pengawasan dan pengembangan produk lokal.

Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar menegaskan pentingnya kontribusi produk obat dan makanan dalam mendorong perekonomian nasional.

“Pasar farmasi di Indonesia mencapai Rp176,3 triliun, kosmetik Rp110,29 triliun, dan makanan Rp4.388 triliun. NTT memiliki potensi besar untuk berkontribusi lebih besar ke pasar ini,” ujar Taruna dalam audiensi bersama Gubernur NTT dan para bupati di Gedung Rempah BPOM di Jakarta, Kamis, 20 Maret 2025.

NTT sejauh ini masih memiliki lima UPT BPOM yang tersebar di Kota Kupang, Ende, Manggarai Barat, Belu, dan Sumba Timur. Untuk memperluas cakupan layanan, para bupati menyatakan kesiapannya menghibahkan lahan.

Kabupaten Belu, Rote Ndao, Timor Tengah Utara (TTU), dan Ngada telah menyediakan masing-masing satu hektare lahan.

Gubernur Melki menekankan, NTT memiliki 844 desa dengan produk unggulan, dan 35 desa telah menembus pasar ekspor.

“Kami ingin BPOM membantu meningkatkan kualitas produk lokal agar lebih kompetitif di pasar nasional maupun internasional,” katanya.

Selain itu, Gubernur Melki juga berharap BPOM bisa menggandeng perusahaan besar untuk menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) guna membantu penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem di NTT.

Di sisi lain, Wali Kota Kupang Christian Widodo menyoroti kebutuhan peningkatan sumber daya manusia (SDM) untuk memeriksa sampel obat dan makanan.

“Kami juga membutuhkan anggaran lebih untuk pemeriksaan produk agar pengawasan bisa lebih optimal,” jelasnya.

Dukungan BPOM dan sinergi antar-pemangku kepentingan, NTT diharapkan mampu memperkuat daya saing produk lokalnya dan menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Penulis: Ronis Natom

BPOM RI Emanuel Melkiades Laka Lena Gubernur NTT Melki Laka Lena Program Satu Desa Satu Produk
Previous ArticleGelar Reses, Rusding Serap Aspirasi Masyarakat Desa Siru
Next Article GPM di Nangaroro: Warga Berebut Sembako Murah, Pedagang Beras Geram

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri

12 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.