Kupang, VoxNTT.com – Logosi Institute, lembaga pendidikan dan pelatihan di bawah naungan PT Filosi Exider Inovasi, menggelar workshop robotik di Kupang, Kamis, 16 April 2026. Kegiatan itu berlangsung di Aula BPVP Kementerian Ketenagakerjaan Kota Kupang dan diikuti peserta dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
Workshop tersebut menjadi salah satu rangkaian menuju Filosi Robotic Competition 2026 untuk tingkat SD, SMP, SMA/SMK serta expo perguruan tinggi se-Nusa Tenggara Timur.
Logosi Institute diketahui tengah mengembangkan berbagai program pembelajaran dan pelatihan di bidang teknologi, antara lain pelatihan teknisi laptop dan telepon genggam, Microsoft Office, web programming, serta kelas robotik bagi pelajar.
Manager dan Co-Founder Logosi Institute, Vivin Da Silva, mengatakan kegiatan itu merupakan kompetisi robotik pertama yang diselenggarakan di NTT dalam skala besar.
“Peserta SD, SMP dan SMA, Perguruan tinggi dan umum. Untuk peserta kebetulan yang kita turun langsung untuk sosialisasi itu di Kota Kupang. Belum sampai di sekolah sekolah lain karena SDM kita terbatas,” ujar Vivin.
Ia menjelaskan, peserta yang telah mendaftar berasal dari sekolah-sekolah di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Selain itu, ada peserta dari Nusa Tenggara Barat yang membawa proyek untuk kategori expo.
Menurut dia, kegiatan tersebut diharapkan menjadi pionir sekaligus wadah kolaborasi pengembangan teknologi di kawasan timur Indonesia.
Vivin mengatakan kompetisi robotik sebenarnya pernah digelar sebelumnya, namun masih dalam skala kecil sehingga gaungnya belum luas.
“Kami juga bekerja sama dengan berbagai pihak yang fokus dengan bidang ini dan juga pemerintahan sehingga bisa terselenggara,” katanya.
Ia menjelaskan lomba itu akan digelar pada 20-23 Mei di Auditorium Politeknik. Ia mengatakan kegiatan hari ini merupakan pelatihan untuk mempersiapkan peserta sebelum bertanding. Para peserta akan dibekali materi dan pendampingan sebelum perlombaan dimulai.
“Kalau teman teman dari luar yang ingin ikut serta juga bisa silakan DM ke Logosi.id,” pungkasnya.
Menurut Vivin, meski usia Logosi di NTT belum lama, lembaga tersebut mulai melakukan langkah nyata melalui pengembangan pelatihan teknologi dan penyelenggaraan kompetisi robotik.
Ia mengatakan, meski belum genap setahun, pihaknya akan menggelar kompetisi robot perdana di NTT.
Menurut dia, semua pihak memiliki kepedulian yang sama terhadap kemajuan NTT. Ia menambahkan, pihaknya menerima masukan bahwa daerah tersebut memiliki banyak talenta dan gagasan besar, namun belum tersedia wadah untuk mempublikasikan hasil penelitian yang menarik maupun menyalurkan kemampuan tersebut.
“Kita sepakat lebih maju dalam bidang teknologi,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator BPVP Kupang, Wilfridus Saban Tawa, menyebut kegiatan tersebut sebagai momen yang luar biasa.
Ia mengatakan Filosi telah berani memulai langkah tersebut. Wilfridus juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan itu.
“Mudah mudahan ini menjadi menjadi awal pertemuan dan juga awal kerja sama kita selanjutnya,” pungkasnya.
Penulis: Ronis Natom

