Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Pembangunan Gerai KDMP di Manggarai Timur Baru Rampung Dua Desa
VOX DESA

Pembangunan Gerai KDMP di Manggarai Timur Baru Rampung Dua Desa

By Redaksi27 April 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang telah rampung dibangun dan akan dimanfaatkan (Foto: Ilustrasi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNTT.com – Pembangunan fisik Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) baru rampung di dua Desa, yakni Desa Nanga Labang dan Gurung Liwut di Kecamatan Borong.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi, Sardy Aries Dermawati Tefa, menjelaskan pembangunan Gerai KDMP di Manggarai Timur memang belum mengalami kemajuan yang signifikan. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor keterbatasan lahan.

Mekanisme pembangunan fisik, kata Dermawati, akan dimulai setelah verifikasi dari portal TNI, yang juga menyiapkan semua material yang diperlukan.

Dua desa yang telah menyelesaikan pembangunan fisik Gerai dan Gedung KDMP adalah Nanga Labang dan Gurung Liwut.

Tahapan operasional dan pengembangan saat ini sedang fokus pada pembangunan fisik.

“Untuk sementara baru dua desa yang sudah rampung, tetapi saat ini ada 33 lokasi yang sedang dalam proses pembangunan dan 50 lokasi sudah masuk dalam daftar portal Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk diverifikasi sebelum pembangunan dimulai,” jelas Dermawati beberapa waktu lalu.

Meski demikian, kata Dermawati Tefa, ada beberapa tahapan dalam program KDMP yang saling terintegrasi, salah satunya tahap pembentukan badan hukum dan kelembagaan.

Tahapan ini, telah selesai 100 persen, pembentukan badan hukum dan kelembagaan masing-masing tersebar di 159 Desa dan 17 Kelurahan di 12 Kecamatan.

Menurutnya, pembangunan gerai dan gedung KDMP memanfaatkan dua jenis aset, yaitu aset desa dan aset pemerintah.

“Untuk aset pemerintah, termasuk tanah sekolah, pembangunan dilakukan tanpa mengganggu fungsi penyelenggaraan SKPD,” bebernya.

Penulis: Berto Davids

Koperasi Merah Putih Manggarai Timur Matim
Previous ArticlePengawasan Ketat Jadi Bagian Krusial Keberhasilan Program MBG di Manggarai
Next Article Pengusaha WO di Ruteng Mengaku Jadi Korban Dugaan Penipuan, Sebut Rugi Jutaan Rupiah

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

Warga Swadaya Perbaiki Jalan Rusak Benteng Jawa–Bawe, Sindir Minimnya Perhatian Pemerintah

3 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.