Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Sengari Minta Bupati Manggarai Hentikan Aktivitas Pabrik Porang Dekat Permukiman
Regional NTT

Warga Sengari Minta Bupati Manggarai Hentikan Aktivitas Pabrik Porang Dekat Permukiman

By Redaksi27 April 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit. (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Warga terdampak Pabrik Porang di Sengari, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, menyurati Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, agar menghentikan aktivitas pabrik yang beroperasi di dekat permukiman warga. Surat tersebut disampaikan sebagai bentuk keberatan warga sekaligus permohonan agar pemerintah daerah menindaklanjutinya secara bijaksana.

Salah satu warga terdampak, Nikolaus Demus Sutarto, dalam surat tertanggal 24 April 2026 menjelaskan bahwa kehadiran Pabrik Porang milik PT Agro Porang Nusantara dinilai sangat meresahkan karena lokasinya hanya berjarak sekitar 25 meter dari rumah warga.

Dalam surat itu, warga menyampaikan lima alasan penolakan terhadap keberadaan pabrik tersebut.

Pertama, lokasi pembangunan pabrik berada di tengah permukiman warga dan dinilai tidak sesuai dengan peruntukan kawasan industri.

Kedua, aktivitas pabrik disebut telah menimbulkan pencemaran lingkungan berupa air, udara, dan tanah serta gangguan kesehatan bagi masyarakat setempat.

Ketiga, pabrik disebut menimbulkan kebisingan dan bau limbah yang mengganggu kenyamanan pernapasan warga.

Keempat, warga menilai tidak ada sosialisasi yang transparan, terbuka, dan menyeluruh kepada masyarakat sejak awal pembangunan.

Kelima, warga menyatakan tidak pernah memberikan persetujuan sebagai pihak yang terdampak langsung saat pabrik mulai berdiri.

“Lima alasan itu jadi dasar penolakan kami, kiranya Bupati Herybertus Geradus Laju Nabit bisa mengkaji secara bijaksana dan bila perlu menghentikan aktivitas pabrik Porang,” ujar Nikodemus, Senin, 27 April 2026, saat surat tersebut resmi diserahkan kepada bupati.

Selain meminta penghentian aktivitas pabrik, warga juga mendesak pemerintah daerah meninjau ulang dan mencabut izin yang telah dikeluarkan. Mereka meminta lokasi pabrik dipindahkan ke kawasan yang sesuai dengan tata ruang wilayah.

“Kami selaku warga RT 03, RW 02 Lingkungan Sengari, Kelurahan Wangkung menyampaikan bahwa penolakan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan, kesehatan dan keberlangsungan hidup. Besar harapan kami Bapak Bupati bisa melanjuti aspirasi secara bijaksana,” ujar Nikodemus.

Penulis: Berto Davids

Kabupaten Manggarai Kecamatan Reok Kelurahan Wangkung Manggarai PT Agro Porang Nusantara
Previous ArticlePolemik Tanah SDK Nunuk, Pemdes Lencur Berencana Bangun Koperasi Merah Putih
Next Article Diduga Terlibat Penimbunan Solar Subsidi, Ketua Fraksi PDIP DPRD NTT Kutuk Dua Polisi di Matim

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.