Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Polda NTT Terbitkan SP3 Kasus di Labuan Bajo Usai Mediasi Para Pihak
HUKUM DAN KEAMANAN

Polda NTT Terbitkan SP3 Kasus di Labuan Bajo Usai Mediasi Para Pihak

By Redaksi1 Mei 20261 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Hendry (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) membenarkan telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terkait perkara yang terjadi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Kepala Bidang Humas Polda NTT, Komisaris Besar Polisi Hendry Novika Chandra, menyampaikan hal itu melalui keterangan tertulis yang diterima VoxNtt.com pada Jumat, 1 Mei 2026.

Ia menjelaskan, sebelum penerbitan SP3, telah dilakukan mediasi antara para pihak di Polres Manggarai Barat pada Senin, 27 April 2026.

“Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pihak terkait, yakni saudara S, AA, MA, SA, dan Yacob,” kata Kombes Pol Hendry.

Menurut Hendry, proses mediasi berlangsung kondusif dan menghasilkan kesepahaman untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Ia menambahkan, hasil mediasi tersebut kemudian dibahas dalam gelar perkara di Polda NTT melalui Wasidik Ditreskrimum pada Selasa, 28 April 2026. Dari hasil gelar perkara itu, diperoleh rekomendasi untuk menghentikan penyidikan.

Menindaklanjuti rekomendasi tersebut, penyidik menerbitkan SP3 atas Laporan Polisi Nomor: LP/B/13/I/2026/SPKT/Polres Mabar/Polda NTT tanggal 21 Januari 2026 pada Kamis, 30 April 2026.

Hendry menyatakan, penghentian penyidikan merupakan bagian dari mekanisme penegakan hukum yang mengedepankan asas keadilan dan kepastian hukum, serta mempertimbangkan kesepakatan para pihak.

“Demikian disampaikan sebagai bentuk transparansi kepada publik terkait perkembangan penanganan perkara dimaksud,” pungkasnya.

Penulis: Ronis Natom

DPRD Mabar Golo Mori Polda NTT
Previous ArticleInn Room Hotel Hadir di Labuan Bajo, Tawarkan Konsep Hotel Zaman Now
Next Article Partisipasi Semesta: Semua Berarti Tanpa Terkecuali

Related Posts

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Mantan Kadis DP3AKB Manggarai Timur Diperiksa Kejari Manggarai Terkait Dugaan Korupsi Anggaran

22 Juni 2026

Kasus Dugaan Korupsi RSU Undana Kupang Naik ke Tahap Penyidikan

18 Juni 2026
Terkini

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.