Alam menjadi jalan untuk mengenal Allah dan bersatu dengan Tuhan. Melakukan pekerjaan Tuhan berarti berkarya di tengah alam yang menghidupkan kita setiap hari. Dari situ, kita membangun rumah ibadat dan mendapat roti untuk memuliakan Tuhan. Inilah pendidikan ekologis.
(Sabtu Paskah IV Tahun A; 2 Mei 2026; Kis 13:44-52; Mzm 98:2-3b.3c-4; R.3cd; Yoh 14:7-14)
Oleh: Rm. Inosensius Sutam
1
Firman Allah sering diterima dengan gembira.Bagi yang berhati jujur dan ikhlas. Tetapi menjadi sumber irihati, kebencian, dan keraguan bagi yang lain. Demikian kesaksian bacaan hari ini. Hari pendidikan nasional hari ini berarti menerima dan mewartakan Firman Tuhan untuk menanamkan karakter.
2
Dalam bacaan pertama (Kis 13:44-52), Paulus dan Barnabas mewartakan Firman Allah di Antokio. Banyak orang bergembira. Namun mereka mengalami hambatan dari orang Yahudi diaspora. Ada cemburu, hujatan, hasutan, dan penganiayaan. Karena itu keduanya ke Ikonium. Dengan itu Firman Allah semakin tersebar. Firman Allah dilihat sebagai sumber hidup kekal dan terang bangsa-bangsa. Pendidikan berarti melewati halangan dan rintangan sambil menumbuhkan harapan dan kegembiraan.
3
Dalam bacaan Injil (Yoh 14:7-14), Filipus masih ragu dan belum mengetahui identitas Yesus sebagai Firman. Yesus menjawab bahwa Ia dalam Bapa. Bapa dalam Dia. Kristus adalah jalan untuk mengenal Bapa. Pekerjaan Yesus berasal dari Bapa. Yang percaya kepadaNya: (1) akan mengerjakan pekerjaan yang sama. Bahkan yang lebih besar. (2) akan memperoleh apa yang dimintanya. Pendidikan berarti mengenal diri, sesama, dan Tuhan.
4
Pesan bacaan hari ini kepada kita:
Pertama, pendidikan berbasis terang Tuhan berarti percaya kepada Kristus sebagai Firman Allah yang hidup. Firman adalah (i) sumber hidup kekal, (ii) terang bagi bangsa-bangsa, (iii) jalan untuk mengenal Allah Bapa dan Roh Kudus, (iv) jaminan untuk memperoleh apa yang kita minta kepada Tuhan.
5
Kedua, percaya kepada Firman berarti berani untuk mewartakannya dan menjadi saksinya. Walapun mengalami penolakan, hasutan, hujatan, dan keraguan. Tetapi selalu ada yang bergembira. Pendidikan adalah ziarah mewartakan kebaikan.
6
Ketiga, dimensi ekologis dari bacaan hari ini adalah nama kota, rumah, terang, debu, pekerjaan. Percaya kepada Firman Tuhan berarti percaya bahwa alam di mana kita hidup bersumber pada Firman Allah. Alam menjadi jalan untuk mengenal Allah dan bersatu dengan Tuhan. Melakukan pekerjaan Tuhan berarti berkarya di tengah alam yang menghidupkan kita setiap hari. Dari situ, kita membangun rumah ibadat dan mendapat roti untuk memuliakan Tuhan. Inilah pendidikan ekologis.

