Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Terkini

HWDI NTT Gelar Workshop Advokasi Berbasis Bukti, Dorong Akses Layanan Inklusif

6 Mei 2026

PN Tipikor Kupang Putus Kasus Korupsi Rehab Sekolah, Hakim Kesampingkan Bukti Rekaman

6 Mei 2026

Anggota Kopdit Swasti Sari Desak Kapolda NTT Tuntaskan Laporan Dugaan Pidana

6 Mei 2026

Pengusaha Minta Penertiban Tambang Ilegal, Dinas ESDM NTT Janji Pembenahan Bertahap

6 Mei 2026

Putusan Perkara 235 di PN Kupang Ditunda, Penggugat Mengaku Belum Terima Penjelasan

6 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»Lansia Ditemukan Tewas di Kebun, Warga Desa Aewoe Menunggu Identifikasi Polisi
Pojok Info

Lansia Ditemukan Tewas di Kebun, Warga Desa Aewoe Menunggu Identifikasi Polisi

By Redaksi5 Mei 20261 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, VoxNTT.com – Masyarakat Desa Aewoe, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang lansia pada Selasa, 5 Mei 2026 pagi.

Kepala Desa Aewoe, Laurensius Raga, kepada VoxNtt.com mengatakan, korban telah teridentifikasi bernama Benediktus Nuwa, berusia sekitar 60 tahun.

Benediktus Nuwa merupakan warga RT 04, Dusun 2, Desa Aewoe. Ia diketahui tinggal bersama istrinya yang saat ini dalam kondisi lumpuh akibat faktor usia. Menurut Kepala Desa, korban merupakan seorang koster di kapela Stasi Aewoe dan dikenal sebagai pribadi yang baik.

Seluruh anak korban diketahui perempuan dan telah meninggalkan rumah untuk hidup bersama keluarga masing-masing, serta merantau ke Kalimantan.

Korban pertama kali ditemukan oleh Philipus Mere pada Selasa pagi sekitar pukul 06.20 Wita di kebun milik korban di Wolo Siu, Dusun 3, Desa Aewoe.

Selama lebih dari tiga jam setelah ditemukan, warga tidak berani menyentuh jenazah yang masih tergeletak di tempat kejadian perkara (TKP), sembari menunggu kedatangan pihak kepolisian.

“Kami masih berada di TKP dan menunggu Kapolres. Untuk informasi lebih lanjut, kita tunggu hasil identifikasi dari pihak kepolisian,” ujar Laurensius Raga.

Ia menambahkan, korban dikenal baik oleh masyarakat dan tidak pernah terlibat masalah. Saat ini, kondisi Desa Aewoe dipastikan tetap aman dan kondusif.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Desa Aewoe Kabupaten Nagekeo Kecamatan Mauponggo Nagekeo
Previous ArticleFestival FEAST di Labuan Bajo Tampilkan Olahan Songkol dan Tapa Kolo
Next Article PPPK Paruh Waktu di Lembor Jadi Tersangka Pencabulan Anak, Tokoh Pemuda Desak Penindakan Tegas

Related Posts

Pelajar SD yang Tenggelam di Rana Mese Ditemukan Meninggal Dunia

6 Mei 2026

Tahlilan Digelar di Mes Karyawan Le Dupar, Doa Mengiringi Kepergian RR

6 Mei 2026

SAR Gabungan Masih Cari Bocah Tenggelam di Danau Rana Mese

5 Mei 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.