Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»Lansia Ditemukan Tewas di Kebun, Warga Desa Aewoe Menunggu Identifikasi Polisi
Pojok Info

Lansia Ditemukan Tewas di Kebun, Warga Desa Aewoe Menunggu Identifikasi Polisi

By Redaksi5 Mei 20261 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, VoxNTT.com – Masyarakat Desa Aewoe, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang lansia pada Selasa, 5 Mei 2026 pagi.

Kepala Desa Aewoe, Laurensius Raga, kepada VoxNtt.com mengatakan, korban telah teridentifikasi bernama Benediktus Nuwa, berusia sekitar 60 tahun.

Benediktus Nuwa merupakan warga RT 04, Dusun 2, Desa Aewoe. Ia diketahui tinggal bersama istrinya yang saat ini dalam kondisi lumpuh akibat faktor usia. Menurut Kepala Desa, korban merupakan seorang koster di kapela Stasi Aewoe dan dikenal sebagai pribadi yang baik.

Seluruh anak korban diketahui perempuan dan telah meninggalkan rumah untuk hidup bersama keluarga masing-masing, serta merantau ke Kalimantan.

Korban pertama kali ditemukan oleh Philipus Mere pada Selasa pagi sekitar pukul 06.20 Wita di kebun milik korban di Wolo Siu, Dusun 3, Desa Aewoe.

Selama lebih dari tiga jam setelah ditemukan, warga tidak berani menyentuh jenazah yang masih tergeletak di tempat kejadian perkara (TKP), sembari menunggu kedatangan pihak kepolisian.

“Kami masih berada di TKP dan menunggu Kapolres. Untuk informasi lebih lanjut, kita tunggu hasil identifikasi dari pihak kepolisian,” ujar Laurensius Raga.

Ia menambahkan, korban dikenal baik oleh masyarakat dan tidak pernah terlibat masalah. Saat ini, kondisi Desa Aewoe dipastikan tetap aman dan kondusif.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Desa Aewoe Kabupaten Nagekeo Kecamatan Mauponggo Nagekeo
Previous ArticleFestival FEAST di Labuan Bajo Tampilkan Olahan Songkol dan Tapa Kolo
Next Article PPPK Paruh Waktu di Lembor Jadi Tersangka Pencabulan Anak, Tokoh Pemuda Desak Penindakan Tegas

Related Posts

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026

JPIC OFM Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa melalui Layanan Kesehatan dan Trauma Healing

10 September 2026
Terkini

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.