Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Gagasan»Menatap Langit, Bersatu dengan Gereja, Merangkul Bumi dalam Baptisan
Gagasan

Menatap Langit, Bersatu dengan Gereja, Merangkul Bumi dalam Baptisan

By Redaksi16 Mei 20264 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Inosensius Sutam
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oleh: Rm.  Inosensius Sutam

(Kamis Kanaikan Tuhan, Tahun A; 14 Mei 2026;  Kis 1:1-11; Mzm 47:2-3.6-7.8-9; Ef 1:17-23;Mat 28:16-20)

Kenaikan Kristus berarti terangkatnya bumi dari keterpurukan eksploitatif yang bersumber dari nafsu manusia. Pembaptisan semua bangsa dengan air dan Roh Kudus berarti juga pembasuhan manusia dari dosa ekologis, dan Pembasuhan bumi dari bilur luka kejahatan ekologis.

1

Banyak masalah yang menghimpit hidup kita. Keluarga, suku, Negara, Gereja, dan semua umat manusia seperti berada dalam penderitaan panjang. Hidup terasa jatuh dan turun bebasa. Karena banyak hal mengalami kenaikan harga. Atau karena seseorang atau sekelompok orang jahat mengalami kenaikan dengan cara menurunkan yang lain. Ketiga bacaan hari ini menandaskan bahwa Kristus telah turun, menderita, mati, bangkit, dan naik ke surga. Ia berkuasa atas langit, surga, dan bumi. Ia menyertai kita sampai akhir zaman. Ia mengangkat dan menaikkan hidup kita. Mari menatap langit sambil bersatu dengan Gereja dan merangkul bumi dalam baptisan Tritunggal Mahakudus.

2

Bacaan pertama (Kis 1:1-11) memperdengarkan kepada kita beberapa hal ini: (a) dalam kuasa Roh Kudus, Yesus memberi perintah; (b) Yesus hidup setelah bangkit dari kematian: selama 40 hari, Dia menampakkan diriNya kepada para rasul, makan,  dan berbicara dengan mereka tentang Kerajaan Surga. (c) para rasul akan dibaptis Roh Kudus yang adalah janji Bapa, dan mereka menantikan janji itu di Yerusalem.

3

(d) saat pemulihan Kerajaan bagi Israel ditentukan oleh Bapa menurut KuasaNya; (e) para murid menjadi saksi Yesus di seluruh Yudea dan Yerusalem sampai seluruh dunia; (f) Yesus terangkat disaksikan para rasul; (g) dua orang berpakain putih menampakkan diri dan mengatakan bahwa Yesus akan datang kembali.

4

Dalam bacaan kedua (Ef 1:17-23), Paulus memberi kesaksian tentang Yesus Kristus: (a)  kuasa Allah bekerja diriNya, sehingga Ia bangkit dari antara orang mati dan duduk di sebelah kanan Allah; (b) Kristus lebih tinggi pemerintahan dan penguasa, kekuasaan dan kerajaan, serta nama; (c) Kristus kepala segala sesuatu di dunia sekarang ini dan di dunia yang akan datang; (d) Ia juga adalah kepala jemaatNya yang adalah tubuhNya;

5

(e)  Kristus selalu bersatu dengan Bapa dan RohNya (trinitaris), dan kita juga harus mengambil bagian dalam persatuan itu. (f) untuk itu kita harus mendapat Roh hikmat dan wahyu supaya mata hati kita terang, dan dengan itu (i) mengenal Bapa dengan benar; (ii) mengerti pengharapan yang terkandung dalam panggilanNya; (iii) menjadi kudus dan percaya agar mewarisi kuasa dan kekayaan kemuliaan.

6

Dalam bacaan Injil, Kristus sendiri mengamini bahwa (a) Dia berkuasa atas surga dan bumi. (b) karena itu, para rasul menyembahNya, tapi ada yang ragu; (c) dalam kuasaNya, Kristus dari sebuah bukit mengutus para rasul pergi ke seluruh dunia dan membaptis semua bangsa dalam nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus. (d) para rasul juga mengajar mereka semua hal yang telah diperintahkanNya kepada mereka. (e) Kristus menyertai para rasul sampai akhir zaman.

7

Pesan bacaan hari ini:
Pertama, Kristus naik ke surga. KenaikanNya adalah moment kemuliaan, moment Ia menunjukkan kuasaNya yang melampaui apa dan siapapun. Namun kenaikan itu selalu didahului oleh gerakan turun, gerakan menelanjangkan diri untuk menderita, mati, dan bangkit. Selalu turun, kena kotoran, berat, jatuh, melangkah, dan bangkit lagi. Dan kita akan naik ke surga. Kenaikan adalah sebuah proses dalam berbagai tahap yang bersifat organik-biologis, sosio-kultural, ekonomi-politis, moral-ekologis, dan spiritual. Tetapi seperti Yesus, setelah naik akan datang kembali. Setelah naik, harus turun kembali. Dan mengangkat semua.

8

Kedua, kenaikan Yesus bukan sebuah peristiwa isolatif sendiri. Peristiwa ini berada dalam satu jaringan manusiawi dan ilahi, duniawi dan surgawi. Peristiwa ini berada dalam persatuan dengan Bapa, Putera, Roh Kudus, dengan jemaat, Gereja, tubuh Kristus, dengan bumi dan langit dengan segala isinya, dalam karya panggilan, persekutuan, dan perutusan. Artinya Kristus naik, maka semua yang lain mendapat jalan untuk menaikkan dirinya. Untuk bertumbuh dan berkembang. Kita naik dan terangkat supaya yang lain naik dan terangkat. Bukan sebaliknya, saya terangkat dengan menggunakan tengkuk yang lain sebagai anak tangga. Setelahnya mereka dilupakan dan dibuang. Kenaikan adalah moment pertumbuhan, pemulihan, dan pemuliaan bagi semua. Kenaikan bersifat total dan integral.

9

Ketiga, karya keselamatan Kristus dan kemuliaan kenaikanNya ke surga terjadi dalam lingkungan ekologis yang jelas:Yerusalem, Yudea, bumi, langit, air, bukit, awan, dan segala sesuatu. Ia naik bukan meninggalkan bumi. Tetapi supaya kerajaanNya datang di bumi, dan supaya kehendakNya terjadi di bumi seperti di dalam surga. Kenaikan Kristus berarti terangkatnya bumi dari keterpurukan eksploitatif yang bersumber dari nafsu manusia. Pembaptisan semua bangsa dengan air dan Roh Kudus berarti juga pembasuhan manusia dari dosa ekologis, dan Pembasuhan bumi dari bilur luka kejahatan ekologis.

Ino Sutam Inosensius Sutam
Previous ArticleJalan Tuhan: Ibu, Ujung, dan Pangkal Semua Jalan Hidup Kita
Next Article PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

Related Posts

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Lagu MBG: Ketika Rakyat Berbicara lewat Nada

2 Juni 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.