Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Feature»Belajar dari Desa Boru Kedang Flotim
Feature

Belajar dari Desa Boru Kedang Flotim

By Redaksi11 April 20174 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wisata air terjuan Wair Poar di des Boru Kedang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Larantuka, Vox NTT-Salah satu wadah untuk memajukan ekonomi desa adalah Badan Usaha Milik Desa atau BUM Desa. BUM Desa pada dasarnya merupakan pilar kegiatan ekonomi di desa yang berfungsi sebagai lembaga sosial dan komersial.

BUM Desa sebagai lembaga sosial dan komersial harus berpihak kepada kepentingan masyarakat melalui kontribusinya dalam penyediaan pelayanan sosial.

Hal ini sesuai dengan tujuan pendirian sebuah Bumdes yakni; meningkatkan perekonomian desa, meningkatkan pendapatan asli desa, meningkatkan pengelolaan potensi desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan menjadi tulang punggung pertumbuhan pemerataan ekonomi desa.

Salah satu Desa di NTT yang mampu mengembangkan BUM Desa secara produktif adalah Desa Boru Kedang, Kecamatan Wulanggita, Kabupaten Flores Timur, NTT.

Saat ini kerja yang telah dan sedang direncanakan untuk BUM Desa dari Desa Boru Kedang telah ditetapkan dalam Peraturan Desa Boru Kedang (Perdes), penetapan pengurus dan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART).

Nama yang disepakati untuk BUM Desa adalah Borked Citra Mandiri.

Darius Don Boruk kepada Vox NTT menjelaskan, Desa Boru Kedang sendiri sudah mencanangkan tahun 2017 sebagai tahun pengembangan Badan Usaha Milik Desa.

Pengembangan Air Minum

Sekitar empat tahun sebelum implementasi UU Desa sebenarnya Desa Boru Kedang  sudah mulai mempraktekkan usaha yang disebut jasa lingkungan bagi pendapatan asli desanya.

Usaha ini dijalankan dengan memanfaatkan potensi yang ada di desanya yakni menarik iuran dari pemakaian air minum oleh lima desa pemanfaat yang mengambil air dari mata air di desa Boru Kedang.

Kepala Desa Boru Kedang, Darius Don Boruk

Total iuran yang masuk sebagai jasa lingkungan untuk mata air dan pembangunan desa Boru Kedang dari tahun 2013-2015 adalah Rp 70.000.000.

Berdasarkan pengelolaan menarik iuran dari jasa lingkungan ini maka mimpi besar untuk pengembangan pengelolaan air ini pun dipikirkan.

Rencana pengembangan air minum ini pun tidak hanya sebatas tentang menarik iuran kepada desa-desa pengguna tetapi dengan mengembangkannya menjadi air minum kemasan dan usaha galon air.  

Wisata Air Terjun

Sedangkan potensi kedua yang siap dikembangkan dalam BUM Desa Boru Kedang adalah pengembangan Wisata Air Terjun Wair Poar.

Berdasarkan dua potensi yang disebutkan di atas, saat ini rencana pengembangan BUM Desa tengah dilaksanakan dengan berbagai kegiatan pemberdayaan untuk semua perangkat desa juga warga desa Boru Kedang.

Pemerintah desa Boru Kedang sendiri telah melakukan terobosan dengan melaksanakan berbagai pelatihan bagi beberapa staf dan juga warga yang akan terlibat langsung dalam pengembangan BUM Desa.

Saat ini gedung untuk BUM Desa tengah dibangun dan berbagai usaha persiapan untuk desa pariwisata pun telah dikerjakan.

Untuk air minum kemasan dan air galon saat ini semua persiapan sudah 70% dikerjakan dan siap untuk disepurnakan.

Semua pengurus dan tim yang terlibat dalam pengelolaan usaha ini telah dibriefing untuk terampil mengelola aset yang terberi.

Sementara jasa lingkungan dari desa-desa pemanfat air minum dari mata air di desa Boru Kedang tetap berjalan.

Kerjasama antar desa tetap berlanjut untuk pengelolaan air minum. BUM Desa untuk usaha air minum ini kedepannya akan ditata untuk mempekerjakan tenaga kerja dari tiap desa juga yang secara langsung akan membantu pendapatan hidup mereka.

Wisata air terjun Wair Poar di desa Boru Kedang adalah wisata yang menjanjikan. Alam di sekitar desa yang menghijau jelas menghadirkan kesejukan yang layak mendapat nilai jual.

Pemerintah desa Boru Kedang sendiri telah mengundang para pihak yang expert di bidang pariwisata untuk turut dalam diskusi model pengembangan wisata air terjun.

Persiapan yang saat ini tengah dikerjakan adalah usaha tenun ikat, pelatihan kuliner dari pangan lokal, persiapan lahan untuk tanaman organik dan usaha ternak di sepanjang lokasi wisata air terjun Wair Poar.

Saat ini juga tengah dikerjakan buku muatan lokal dan kebudayaan tentang Komunitas Adat Boruk Tana Bojang.

Buku ini rencananya akan diluncurkan pada Agustus 2017. Jadi semua persiapan ini menjadi semacam usaha pendukung dari wisata air terjun. Orang datang berwisata ke air terjun tidak hanya pergi lihat tetapi ada banyak nilai jual yang ditawarkan.

Melalui buku juga semua yang berkunjung dapat mengetahui tentang desa Boru Kedang dan jati dirinya sebagai bagian dari ke-Indonesiaan yang khas.

Inilah dua profil andalan dari desa Boru Kedang yang tengah dan sedang dikembangkan disamping usaha-usaha lain yang juga bakal dikembangkan.  

Salut untuk Pak Kades dan pernakgat desanya, selamat membangun  Boru Kedang. (Hos/VoN)

Flores Timur
Previous ArticleCegah Pencemaran Lingkungan, Ayo Indonesia Produksi Pembalut Pakai Ulang
Next Article Novel Penyidik KPK Disiram Air Keras, Komisi III: Ini Bentuk Teror

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.