Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Jatuh dari Kebahagiaan: Antologi Puisi Chaterina Sandria Da Costa
Sastra

Jatuh dari Kebahagiaan: Antologi Puisi Chaterina Sandria Da Costa

By Redaksi15 Februari 20251 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Chaterina Sandria Da Costa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

1. Jatuh dari Kebahagiaan

Hidup di ambang lautan
Derasnya nada melodi kehidupan
Takkan bisa menolaknya
Setiap cobaan datang menghampirinya

Andai kembali kehidupan semula
Seperti indahnya sang rembulan
Banyak selalu yang menghiraukan
Bagaikan awan sembilan

Jatuh tidak ada yang peduli
Hanya menyiksa parasnya hati
Tetapi di balik jatuhnya ini
Akan terciptanya kebahagiaan nanti

Tidak ada kehidupan tanpa masalah
Seperti perasaan sakitnya hati
Ada susah… Sedih… dan gembira
Seakan-akan menutupi derita

Kata-kata semangat menggelora
Semakin membuat hidup ini bahagia
Karena di balik jatuhnya ini
Akan ada datangnya rahasia ilahi.

Waitabula, 24 Januari 2025

2. Keinginan

Keinginan adalah sumber penderitaan
Tempatnya di dalam pikiran
Tujuan bukan utama
Yang utama adalah prosesnya

Kita hidup mencari bahagia harta
Dunia kendaraannya
Bahan bakarnya budi pekerti
Itulah nasihat para nabi

Ingin bahagia
Derita didapat
Karena ingin sumber derita
Harta dunia jadi penggoda

Membuat miskin jiwa kita
Ada benarnya nasihat orang suci
Memberi itu terangkan hati
Seperti matahari yang menyinari bumi.

Waitabula, 15 Februari 2025.

Penulis adalah peminat sastra, berstatus sebagai siswa SMA Katolik St. Josef Freinademetz Tambolaka, Sumba  Barat Daya.

Chaterina Sandria Da Costa
Previous ArticleDesa Terkendala SDM, Kepala Desa Diteror Lembaga Hukum dan Media “Palsu” Soal Pengelolaan Keuangan
Next Article HIMARA Kupang Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Bakti Luhur Baumata

Related Posts

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Elegi Luka Sang Pemaaf

19 April 2026

Tentang Pintu Kiri dan Pintu Kanan di Surga

19 April 2026
Terkini

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.