Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Hormati Warisan Kebajikan Mgr. Petrus Turang: Gubernur NTT Kenang Sosok Pemimpin Bijak dan Merakyat
NTT NEWS

Hormati Warisan Kebajikan Mgr. Petrus Turang: Gubernur NTT Kenang Sosok Pemimpin Bijak dan Merakyat

By Redaksi9 April 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur NTT, Melki Laka Lena, ketika menyampaikan sambutan pada acara misa pemakaman Mgr. Petrus Turang, Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang di Gereja Katedral Kristus Raja Kota Kupang pada Selasa, 8 April 2025 (Foto: Dionisius Ceunfin/ Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, mengenang almarhum Mgr. Petrus Turang sebagai sosok pemimpin yang bijaksana dan penuh kasih.

Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya pada acara misa pemakaman Mgr. Petrus Turang, Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang di Gereja Katedral Kristus Raja Kota Kupang pada Selasa, 8 April 2025.

Menurut Melki, Mgr. Petrus Turang, telah banyak berkontribusi dalam membangun kebersamaan antar-umat beragama dan masyarakat NTT. Ia meninggalkan jejak yang mendalam bagi seluruh masyarakat.

“Rasa kehilangan atas meninggalnya Mgr. Petrus Turang bukan hanya dirasakan oleh umat Keuskupan Agung Kupang dan keluarga, tetapi juga oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur bahkan bangsa dan negara,” ungkap Gubernur Melki, seraya menambahkan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, juga turut hadir di Gereja Katedral Jakarta untuk memberikan penghormatan terakhir.

Menurut Melki, Mgr. Petrus Turang adalah tokoh yang selalu menjaga persatuan dan merawat kebersamaan, tidak hanya di kalangan umat Katolik, tetapi juga dengan umat agama lain, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.

Kepergiannya tidak hanya meninggalkan duka bagi umat Katolik, tetapi juga bagi umat beragama lainnya yang merasakan manfaat dari pelayanan inklusif almarhum.

Melki menekankan, Mgr. Petrus Turang memegang teguh prinsip Fortiter In Re, Suaviter In Modo atau tegas dalam prinsip, namun lembut dalam cara.

Sosoknya yang sederhana dan apa adanya sangat dikenal di kalangan masyarakat.

“Beliau berbicara apa adanya, tetapi selalu dengan semangat kasih,” tambah Gubernur Melki.

Lebih lanjut, Gubernur Melki memuji kepemimpinan Mgr. Petrus Turang yang tidak hanya berfokus pada pelayanan spiritual, tetapi juga berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui sektor-sektor penting seperti pertanian, peternakan, pariwisata, serta perikanan dan kelautan.

Almarhum juga dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan memiliki semangat positif dalam menjalin hubungan dengan berbagai golongan masyarakat, sesuai dengan motonya per transit benefaciendo atau berkeliling sambil berbuat baik.

Gubernur Melki menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas dedikasi Mgr. Petrus Turang selama lebih dari 27 tahun dalam memimpin dan mengabdi kepada umat Katolik dan masyarakat NTT.

“Kami percaya segala amal baik, karya, dan teladan hidup beliau akan melapangkan jalan menuju kebahagiaan surga,” ujar Melki.

Pada kesempatan yang sama, turut hadir dalam misa pemakaman tersebut Gubernur NTT periode 2018-2023, Viktor Bungtilu Laiskodat, serta Wakil Gubernur NTT periode 2008-2013 yang kini menjabat sebagai Anggota DPR RI asal NTT, Esthon Foenay.

Semangat dan karya pengabdian Mgr. Petrus Turang akan selalu dikenang dan dilanjutkan oleh masyarakat NTT untuk membangun daerah ini.

“Selamat jalan, Mgr. Turang. Doakan kami dan daerah ini selalu,” tutup Gubernur Melki. [VoN]

Emanuel Melkiades Laka Lena Gubernur NTT Melki Laka Lena Mgr. Petrus Turang
Previous ArticleGeotermal, Kehilangan Surga dan Seruan Kenabian Para Uskup
Next Article Holistic Leadership Berbasis Otak

Related Posts

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.