Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»UNWIRA Kupang Gelar Lomba Debat SMA se-Daratan Timor untuk Bangun Generasi Kritis
Pendidikan NTT

UNWIRA Kupang Gelar Lomba Debat SMA se-Daratan Timor untuk Bangun Generasi Kritis

By Redaksi29 April 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Situasi lomba debat di Unwira Kupang (Foto: Ronis Natom/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-40, Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang, menggelar lomba debat tingkat SMA/SMK se-Daratan Timor.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 24 April 2025, ini bertujuan menumbuhkan budaya berpikir kritis di kalangan generasi muda sekaligus membangun karakter yang tangguh dalam menghadapi tantangan zaman.

Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan UNWIRA, Eusabius Saparera Niron, menyampaikan bahwa lomba ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-40 prodi tersebut.

Menurutnya, fokus pada peserta dari wilayah Timor berkaitan dengan potensi bonus demografi yang dimiliki generasi Z.

“Generasi muda saat ini sangat akrab dengan teknologi informasi, namun belum semua dibekali kemampuan berpikir kritis dan analitis. Karena itu, lomba ini kami desain untuk menjadi ruang belajar dalam mencermati dinamika informasi di era postur modern,” kata pria yang akrab disapa Eston itu.

Mantan aktivis GMNI Cabang Kupang itu menambahkan, ajang ini juga menjadi strategi promosi prodi kepada kalangan pelajar SMA/SMK.

Ia menyoroti derasnya arus informasi digital yang kerap mengandung konten negatif, seperti kekerasan, pornografi, hingga hoaks.

“Kami ingin menanamkan sikap selektif dalam menerima informasi. Anak-anak perlu menjaga jarak kritis dengan informasi yang mereka konsumsi, serta tidak mudah terprovokasi atau menyebarkan hoaks,” ujarnya.

Lebih jauh, Eston menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara penggunaan teknologi dan kesehatan organ tubuh seperti mata, jari, serta hati nurani dalam bersosial media.

Ia berharap kegiatan ini mampu memantik semangat, daya kritis, dan kemampuan adaptif generasi Z.

Apresiasi terhadap kegiatan ini datang dari berbagai pihak, salah satunya dari guru pendamping SMA St. Arnoldus Janssen Kupang, Oktavianus Pepin Surisno.

Menurutnya, lomba debat seperti ini menjadi wahana yang penting dalam proses pembelajaran non-formal.

“Kami merasa bangga dan mendukung penuh kegiatan ini. Anak-anak tidak hanya belajar berargumen secara logis, tapi juga melatih mental dan memperluas wawasan melalui interaksi dengan peserta lain,” katanya.

Oktavianus berharap UNWIRA maupun perguruan tinggi lainnya dapat terus menyelenggarakan kegiatan serupa secara berkala, sebagai kontribusi terhadap penguatan karakter dan literasi publik generasi muda.

Lomba debat bertajuk “Membangun Generasi Kritis di Era Postur Modern” ini diikuti oleh enam sekolah menengah dari berbagai wilayah di Pulau Timor.

Mereka adalah SMA Negeri 5 Kupang, SMA Negeri 1 Kota Kupang, SMA Kristen Tunas Gloria, SMA St. Arnoldus Janssen Kupang, SMA Katolik Giovani Kupang, dan SMA Lentera Harapan Kupang.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di Aula Lantai 4 Gedung Rektorat UNWIRA Kupang, Penfui Timur, Kabupaten Kupang Tengah.

Penulis: Ronis Natom

Dies Natalis ke-40 Unwira Kupang Universitas Katolik Widya Mandira Kupang Unwira Kupang
Previous Article17 Proyek Sekolah di Kabupaten Kupang Bermasalah, Plafon Roboh hingga Dugaan Penyelewengan
Next Article Kementerian PUPR Didesak Bertanggung Jawab atas Proyek Rehabilitasi Sekolah Bermasalah di NTT

Related Posts

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Renstra 2026–2031 Jadi Momentum Pembenahan Seminari Pius XII Kisol

5 Maret 2026

Seminari Pius XII Kisol Susun Renstra 2026–2031, Fokus pada Penguatan Kesehatan, Gizi, dan Tata Kelola

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.