Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Feature»Belajar dari Yesus, Paus Fransiskus dan Kardinal Tagle
Feature

Belajar dari Yesus, Paus Fransiskus dan Kardinal Tagle

By Redaksi14 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Umat menerima tubuh dan darah Kristus yang dibagikan oleh para nara pidana
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, VoxNtt.Com- Warga binaan bersama keluarga serta umat yang hadir dalam perayaan misa Kamis Putih di Lapas Maumere diminta untuk meneladani sikap Yesus yang egaliter terhadap semua orang. Selain itu, mereka juga diminta untuk belajar dari Paus Fransikus dan Kardinal Tagle.

“Yesus membasuh kaki Petrus yang akan menolaknya. Yesus juga membasuh kaki Yudas yang akan menjualnya. Yesus tidak menolak siapapun,” tegas Pater John Prior,SVD dalam kotbahnya di Lapas Maumere pada Kamis (13/4/2017) malam.

Pater John Prior bercerita tentang apa yang dilakukan oleh Paus Fransiskus dan Uskup Manila berkaitan dengan perayaan Kamis Putih tersebut.

Ia menuturkan, Paus Fransiskus tidak merayakan Kamis Putih di Basilika St. Petrus melainkan di Lapas Kota Roma.

“Paus membasuh kaki para mafia, orang yang paling jahat di Italia,” ungkapnya.

Hal serupa namun lebih kuat dilakukan oleh Uskup Agung Manila, Kardinal Antonio Tagle dalam perayaan Kamis Putih di Katedral Manila.

Menurutnya, Tagle mencoba menciptakan alternatif terhadap kebijakan perang anti narkoba ala Duterte yang menewaskan banyak orang tanpa melalui proses hukum atau pun pengadilan.

Dalam perayaan Kamis Putih di Katedral Manila Tagle membasuh kaki pecandu narkoba, polisi, serta keluarga korban yang dibantai selama perang anti narkobanya Presiden Duterte.

“Bayangkan dia basuh kaki pecandu yang bertobat, keluarga yang kehilangan anak mereka serta polisi sebagai pelaku,” ujarnya.

Oleh karenanya Pater John mengajak warga binaan lapas dan anggota keluarga mereka yang mengikuti misa agar meneladani tindakan Yesus membasuh kaki para rasul.

“Yesus sengaja meninggalkan tradisi membasuh kaki tersebut agar kita saling menerima dan memaafkan,” tegas Pater John.

Misa yang dimulai pukul 19.00 tersebut dihadiri oleh ratusan umat. Selain para narapidana yang menjadi warga binaan lapas, hadir pula keluarga mereka dan umat di sekitar Lapas Maumere. Keseluruhan tugas liturgi dilakukan oleh para narapidana. (Are De Peskim/VoN).

Sikka
Previous ArticleArus Listrik Turun Naik, Umat Tak Nyaman Ikut Perayaan Kamis Putih
Next Article UPT Wilayah XI Sebut Dinas PPO Sikka Belum Serahkan Data Guru Honor

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.