Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Kompetisi Karya Tulis Ilmiah Nasional Warnai Dies Natalis STIPAR Ende 2025
MAHASISWA

Kompetisi Karya Tulis Ilmiah Nasional Warnai Dies Natalis STIPAR Ende 2025

By Redaksi4 Oktober 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Dewan Juri, Anselmus DW Atasoge ketika menyampaikan sambutan pada kompetisi nasional karya tulis ilmiah berbasis jurnal mahasiswa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNTT.com – Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende (STIPAR Ende) sukses menggelar kompetisi nasional karya tulis ilmiah berbasis jurnal mahasiswa dalam rangka perayaan Dies Natalis tahun 2025.

Kompetisi ini menjadi wadah akademik bagi mahasiswa dari berbagai Sekolah Tinggi Pastoral di Indonesia untuk menyampaikan gagasan reflektif dan solutif atas isu-isu pastoral kontemporer.

Ketua Dewan Juri, Anselmus DW Atasoge mengungkapkan, tema besar yang diangkat tahun ini adalah “Pastoral Transformatif dalam Menjawab Tantangan Zaman.”

Para peserta diajak mengeksplorasi beragam subtema, seperti ekoteologi, spiritualitas cinta, pendidikan lintas iman, dan pemikiran inklusif.

“Kami ingin gagasan-gagasan transformatif dari mahasiswa dapat bertemu dan bertumbuh. Setiap tulisan yang dihasilkan semoga menjadi benih perubahan sosial yang mengakar pada nilai-nilai pastoral, spiritualitas, dan solidaritas kemanusiaan lintas tradisi,” tegas Anselmus.

Kompetisi ini diikuti oleh tim-tim mahasiswa aktif dari berbagai institusi, dengan masing-masing tim beranggotakan tiga hingga lima orang.

Karya yang dikumpulkan dinilai secara ketat dan objektif oleh tim juri berdasarkan tujuh komponen utama yakni, kualitas bahasa ilmiah, sistematika penulisan, keaslian gagasan, kreativitas dan dampak, kelayakan implementasi, kekinian topik, serta relevansi pastoral dan sosial.

Berikut hasil kompetisi karya tulis ilmiah mahasiswa tingkat nasional dalam rangka Dies Natalis STIPAR Ende 2025:

Juara Pertama: Tim dari STP Dian Mandala Gunungsitoli dengan karya “Harmoni Iman dan Alam: Ekoteologi Katolik dalam Ritual Wangamoni’o Panen Padi di Nias”.

Artikel ini ditulis oleh Yasman Handayani Lase, Selvianti Dachi, Ester Fosumange Laia, Rosalia Gulo, dan Yohanes Jok Pendopo Laoli. Mereka berhasil meraih total nilai 1.190.

Juara Kedua: Tim dari Universitas Katolik Weetebula, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT, melalui karya “Kasih sebagai Inti Pelayanan Pastoral terhadap Ana Weli Dana”.

Ditulis oleh Imelda Vitrisia Lede, Giovanca Yusmardinca Utomo, Maria Imakulata Tamo Ina, dan Anjela Putri Umbu Pati, karya ini memperoleh nilai 1.085.

Juara Ketiga: Tim dari STIPAR Ende dengan karya “Panggilan Iman Atas Kerusakan Akibat Pestisida di Warikeo dan Relevansinya dengan Kitab Zakharia 8:12”. Ditulis oleh Alfianus Ruba, Anselmus N. Halek, dan Kristoforus Wode, karya ini meraih nilai 1.080.

Peringkat Keempat: Kembali diraih oleh STP Dian Mandala Gunungsitoli dengan karya “Strategi Implementasi Kurikulum Cinta di Sekolah Tinggi Pastoral Dian Mandala Gunungsitoli” oleh Putranias Zebua, Anisa Putri Hulu, Yessi Florentina Pasaribu, dan Anastasia Lamaria, dengan total nilai 1.075.

Peringkat Kelima: Tim Universitas Katolik Weetebula dengan karya “Pastoral Ekologis Berbasis Kearifan Lokal dalam Ritual Mori Loda”, ditulis oleh Mardiana Wada Mali, Melkianus Asterius Bili, Gabriela Sofiani Seingo, Ernesta Harabi Djera, dan Marlince Deke. Total nilai yang diperoleh adalah 1.045.

Peringkat Keenam: Diraih oleh STIPAR Ende melalui karya “Peran Mahasiswa STIPAR sebagai Agen Pastoral dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan: Studi Intervensi Sosialisasi dan Sarana” yang ditulis oleh Maria Gratia Putri Mo’a, Florentina Ito, Monika Florentina Raja, Elastri Yoseva Odang, dan Maria Elfina Doa, dengan total nilai 955.

Kompetisi ini mencerminkan semangat intelektual muda dalam merespons tantangan zaman melalui pendekatan kontekstual dan transformatif.

STIPAR Ende berharap bahwa kegiatan ini menjadi titik tolak bagi terciptanya ruang dialog akademik yang inklusif dan kreatif di antara mahasiswa pastoral se-Indonesia.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran mahasiswa dalam menyumbangkan solusi nyata bagi kehidupan Gereja dan masyarakat. STIPAR Ende menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya akademik yang relevan dengan tantangan zaman serta berakar pada nilai-nilai pastoral dan spiritualitas kontekstual.

Laporan Tim Jurnalistik Mahasiswa STIPAR Ende

Ende Kabupaten Ende STIPAR Ende
Previous ArticleFestival Golo Curu Maria Ratu Rosari 2025 Resmi Dibuka di Ruteng
Next Article Reok Barat Disiapkan Jadi Lumbung Pangan Baru Manggarai

Related Posts

Polemik Rektor STIKES Nusantara Dikeluarkan dari Grup WhatsApp LLDIKTI Berakhir

16 April 2026

Mahasiswa Unika Ruteng Gelar Asistensi Paskah Berbasis Budaya di Stasi Mocok

12 April 2026

Belajar dari Wae Nenda, Ketulusan Umat Jadi Cermin Calon Pendidik

7 April 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.