Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Debat Terbuka Calon Ketua OSIS SMA Katolik St. Josef Freinademetz Digelar dengan Penuh Antusias
Pendidikan NTT

Debat Terbuka Calon Ketua OSIS SMA Katolik St. Josef Freinademetz Digelar dengan Penuh Antusias

By Redaksi11 Oktober 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pose bersama, calon ketua dan wakil ketua OSIS SMA Katolik St. Josef Freinademetz (SMAFREND) Tambolaka periode 2025/2026
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Tambolaka, VoxNTT.com – SMA Katolik St. Josef Freinademetz (SMAFREND) Tambolaka, Sumba Barat Daya, menggelar debat terbuka calon ketua dan wakil ketua OSIS periode 2025/2026 di ruang kelas XA pada Jumat, 10 Oktober 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Urgensitas Pendidikan Budi Pekerti Sebagai Landasan Pembentukan Karakter Siswa.”

Debat dimulai pukul 10.00 Wita dan dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah, Pater Fransiskus Seda, SVD. Dalam sambutannya, ia menjelaskan makna dari istilah budi pekerti sebagai dasar dalam pembentukan karakter siswa.

“Jadi Budi Pekerti dapat dipahami sebagai kecerdasan berlaku dan bertindak secara sadar dalam mengaktualisasikan diri sebagai pribadi manusia yang sesungguhnya,” kata Pater Frans.

Ia juga menegaskan pentingnya pendidikan budi pekerti dan nilai-nilai kedisiplinan diri dalam proses pendidikan di sekolah.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika SMA Katolik St. Josef Freinademetz, termasuk dewan guru dan siswa-siswi dari berbagai tingkatan.

Debat dipandu oleh Reva Bili, yang dikenal sebagai moderator terbaik di lingkungan SMAFREND.

Tiga pasangan calon yang berpartisipasi dalam debat terbuka ini adalah Paslon VICAN (Vira – Chantika), FORTIS (Rehan – Putri), dan BEJO (Best – Jorge). Masing-masing pasangan memaparkan visi, misi, dan program kerja mereka dengan antusias dan percaya diri.

Debat berlangsung dinamis saat masing-masing paslon saling menanggapi argumen dan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh panelis. Panelis debat terdiri dari Kepala Sekolah, Wakasek Kesiswaan, dan Ketua OSIS periode sebelumnya.

Setiap paslon diberikan waktu tiga menit untuk menyampaikan visi, misi, dan moto mereka di hadapan seluruh peserta debat.

Ide-ide kreatif dan program-program yang ditawarkan banyak berfokus pada pengembangan karakter serta potensi akademik dan non-akademik siswa.

Ketegangan mulai terasa ketika sesi tanya jawab dimulai. Panelis mengajukan pertanyaan kritis kepada setiap paslon, yang kemudian ditanggapi oleh paslon lain.

Perbedaan pendapat antar-paslon memunculkan debat yang intens, namun tetap dalam batas sopan santun dan tata tertib yang telah ditetapkan.

Sorakan dan yel-yel dari tim sukses masing-masing paslon ikut memeriahkan suasana debat. Para pendukung memberikan semangat penuh kepada kandidat favorit mereka, menciptakan suasana ruangan yang semarak dan penuh antusiasme.

Rehan Semarlin, calon ketua OSIS dari paslon FORTIS, menyampaikan tantangan yang mereka hadapi dalam persiapan debat.

“Dalam proses persiapan untuk debat terbuka kali ini kami sebagai paslon mengalami tantangan untuk menyusun materi karena tema yang ditawarkan baru dikirim sehari sebelum debat hari ini,” ujar Rehan.

Ia menambahkan, kerja sama dalam timnya masih perlu ditingkatkan. “Kekompakkan sebagai tim saya dan wakil belum terlalu mantap, karena belum memiliki chemistry yang cukup baik sehingga menyusahkan kami dalam mempersiapkan debat,” lanjutnya.

Debat ditutup dengan sikap sportivitas dari seluruh paslon yang saling berjabat tangan dan memberikan apresiasi satu sama lain.

Laporan: Indre Goring & Ing Katupu

SMA Katolik St. Josef Freinademetz SMA Katolik St. Josef Freinademetz Tambolaka Sumba Barat Daya
Previous ArticleAI di Ruang Para Frater: Peluang Ilmu, Risiko Spiritualitas
Next Article Gotong Royong TNI dan Rakyat Manggarai Percepat Pembangunan Jalan Usaha Tani

Related Posts

Peringati Hari Anak Nasional, Yayasan TKK Fransiskus Assisi Karot Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan

28 Juli 2026

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.