Borong, VoxNTT.com – Tiara Nusa memulai Turnamen Liga 4 Piala Gubernur NTT El Tari Memorial Cup (ETMC) Ende dengan hasil buruk saat menjamu tim derby sekota Persematim Mangarai Timur di Stadion Marilonga, Selasa, 11 November 2025.
Pada pertandingan itu, Tiara Nusa menyerah 2-0 dan menduduki posisi paling buncit di klasemen sementara group D ETMC Ende, di bawah Bajak Laut Manggarai Barat yang juga kalah tipis 1-0 dari Persab Belu.
Kini klasemen sementara group D ETMC Ende dipimpin oleh Persematim Manggarai Timur disusul Persab Belu yang berada di urutan kedua dan Bajak Laut di posisi ketiga, serta Tiara Nusa yang menempati posisi paling buncit.
Dari pertandingan dramatis antara Tiara Nusa VS Persematim Manggarai Timur ada satu hal yang menarik perhatian publik, yakni dua gol Persematim Manggarai Timur dicetak oleh Fransiskus Jein Daru, mantan anak asuh Tiara Nusa selama kurang lebih 5 tahun.
Pada perhelahatan ETMC Kupang Februari 2025 lalu, Jein memang sempat membela Tiara Nusa sampai ke babak perempat final sebelum akhirnya kalah dari sang jawara Bintang Timur Atambua.
Namun, ia kerap di bangku cadangan. Jein akhirnya memilih membela Persematim Manggarai Timur di putaran edisi ETMC Ende.
Terbukti pilihan Jein bergabung dengan Persematim sangatlah tepat. Manajer hingga pelatih dan bebeapa rekan official mempercayai Jein sebagai starter utama di sejumlah pertandingan penting, baik itu dalam pra-event maupun dalam turnamen utama.
Pada pertandingan perdana penyisian group D yang tersaji pukul 17.00 Wita itu, Jein seakan membawa mimpi buruk bagi mantan timnya Tiara Nusa. Dua golnya di babak pertama dan babak kedua berhasil membungkam Tiara Nusa dan membantu Persematim meraih tiga poin.
Kendati demikian, pemilik nomor punggung 12 ini tidak melakukan selebrasi berlebihan usai mencetak gol ke gawang Tiara Nusa. Ia hanya menunjukan gesture tubuh ke arah bens dengan posisi tangan ke atas sebagai tanda permintaan maaf untuk mantan tim yang pernah dibelanya.
Pelatih Kepala Persematim Manggarai Timur, Syrilus Fensi Antang sangat mengapresiasi Jein atas sikap sportivitas yang ditunjukannya dalam pertandingan melawan mantan timnya Tiara Nusa.
Menurut Fensi, selebrasi permintaa maaf yang ditunjukan Jein merupakan wujud nyata dari kerendahan hati seorang pemain yang tidak lupa dengan tim yang pernah membesarkannya.
Ia pun berharap Jein tetap produktif di Persematim agar bisa membawa “Lawe Lujang” melangkah lebih jauh lagi di ETMC kali ini.
“Apresiasi setinggi-tingginya untuk Jein, selebrasi permintaan maaf adalah wujud kerendahan hati seorang pemain, saya berharap dia terus produktif bersama Persematim pada pertandingan selanjutnya,” ucap Fensi saat berbincang dengan VoxNtt.com melalui gawainya.
Lebih lanjut Fensi mengatakan, pertandingan antara Tiara Nusa VS Persematim adalah pertandingan yang datang dari satu rahim yang sama, yakni Manggarai Timur.
Namun, kata Fensi, kemenangan yang diraih adalah buah dari kedisiplinan dan konsentrasi pemain, di mana para pemain selalu mengikuti perintah pelatih.
“Kami tetap pola parkir bus ala Mourinho sepanjang pertandingan dengan catatan kalau ada peluang lakukan dengan serangan balik cepat, terbukti kami menang di laga ini meski Tiara Nusa yang lebih mendominasi pertandingan,” kata Fensi.
Penulis: Berto Davids

