Mbay, VoxNTT.com – Ratusan Kader dan simpatisan Partai NasDem Kabupaten Nagekeo menggelar aksi damai di Sekretariat DPD Nasdem Nagekeo, di Jalan Soekarno – Hatta, Kelurahan Lape, Kabupaten Nagekeo, Rabu, 15 April 2026.
Selain menggelar doa bersama, mereka juga membacakan tuntutan dan ancaman yang dialamatkan kepada Redaksi Majalah Tempo atas cover dan isi pemberitaan yang disebut telah merendahkan martabat Surya Paloh, Ketua Umum NasDem.
Ketua DPD NasDem Nagekeo, Johanes Don Bosco Do pada kesempatan tersebut berkata, Partai NasDem sangat menghargai kerja jurnalistik termasuk majalah Tempo. Namun, cover dan isi berita terbitan Tempo pada edisi 13 – 19 April 2026 merupakan sebuah framing media massa dengan membuat cerita yang seolah-olah benar.
“Sehingga perlu dilawan. Kita perlu memperbaiki tata kehidupan kita bersama dengan cara-cara yang jujur dengan fakta lapangan dan alisis yang cerdas, lebih kondusif dan bermartabat,” ujar mantan Bupati Nagekeo itu.
Dalam kesempatan itu pula, Anggota DPRD Nagekeo dari NasDem, Anton Sukadame Wangge membacakan empat poin utama pernyataan sikap DPD Nasdem Nagekeo yang salah satunya berisikan ancaman langsung kepada Kantor Redaksi Majalah Tempo di Jakarta.
Pertama, mereka menilai Majalah Tempo telah membingkai Partai NasDem sebagai partai komersial melalui judul sampul PT NasDem Indonesia Raya Tbk. Menurut mereka, judul dan sampul itu bertentangan dengan ideologi Partai NasDem yang berlandaskan nasionalisme, demokratisasi, dan religiusitas.
Kedua, mereka menilai Majalah Tempo membentuk opini bahwa Partai NasDem dipertukarkan dengan kepentingan pragmatis. Atas dasar itu, kader Partai NasDem se-Kabupaten Nagekeo menyatakan bahwa framing dan pembentukan opini tersebut merupakan cara sistematis yang merendahkan martabat pimpinan serta institusi partai.
Ketiga, mereka menuntut Majalah Tempo menyampaikan permohonan maaf secara tertulis kepada pimpinan dan Partai NasDem dalam edisi berikutnya secara berturut-turut selama sebulan. Jika tuntutan itu tidak dipenuhi, kader Partai NasDem Kabupaten Nagekeo menyatakan akan mendatangi kantor Majalah Tempo.
Keempat, mereka meminta Majalah Tempo tidak mengulangi framing negatif serupa di kemudian hari. Tuntutan tersebut, menurut mereka, disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab kepada bangsa dan negara demi terwujudnya kehidupan pers yang menjunjung tinggi etika dan profesionalitas.
Aksi Damai di Sekretariat Partai NasDem Nagekeo dilakukan sehari setelah aksi massa dari simpatisan Partai NasDem di depan Kantor Redaksi Majalah Tempo, pada Selasa, 14 April 2026 kemarin dan disusul dengan ancaman aksi susulan serupa oleh seluruh DPD dan DPW NasDem se-Indonesia jika Majalah Tempo tak segera menyampaikan permohonan maaf kepada Surya Paloh, Ketua Umum Nasdem.
Tuntutan tersebut sehubungan dengan Gambar Karikatur mirip Surya Paloh sedang berjalan tertunduk tanpa alas kaki dengan baju sedikit urakan pada cover Majalah Tempo edisi 13 – 19 April 2026 dengan tulisan utama “PT Nasdem Indonesia Raya, Tbk”
Cover dan isi berita dalam Majalah Tempo itu telah memantik amarah seluruh DPD dan DPW NasDem se-Indonesia hingga berujung pada ancaman untuk melakukan aksi serupa jika tuntutan mereka diabaikan.
Penulis: Patrianus Meo Djawa

