Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Padma Indonesia Desak Polisi Usut Kekerasan terhadap Jurnalis di Sumba Barat Daya
HUKUM DAN KEAMANAN

Padma Indonesia Desak Polisi Usut Kekerasan terhadap Jurnalis di Sumba Barat Daya

By Redaksi26 April 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Dewan Pembina Padma Indonesia, Gabriel Goa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Kekerasan fisik dan psikis disertai ancaman teror melalui media sosial terhadap jurnalis yang sedang menjalankan tugas kembali terjadi di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.

Kasus tersebut mendapat sorotan dari Ketua Dewan Pembina PADMA Indonesia, Gabriel Goa.

Gabriel menilai tindakan kekerasan terhadap pers merupakan ancaman serius terhadap demokrasi, hak asasi manusia, dan kebebasan berekspresi.

Menurut dia, pers merupakan pilar utama demokrasi sekaligus suara bagi masyarakat yang tidak memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi.

“Kami mendukung total Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya untuk memproses hukum pelaku dan aktor intelektual kekerasan fisik dan psikis, ancaman teror di medsos dan diskriminasi HAM terhadap korban dan pers sebagai pejuang demokrasi dan HAM,” kata Gabriel dalam pernyataannya, Minggu, 26 April 2026.

Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya melalui Sekretaris Daerah dan Inspektorat segera melakukan pemeriksaan terhadap Dinas Kesehatan Sumba Barat Daya serta RSUD yang sedang menjadi sorotan publik.

“Kedua, mendukung total langkah Sekda Sumba Barat Daya dan Inspektorat SBD segera melakukan pemeriksaan terhadap Dinas Kesehatan SBD dan RSUD yang menjadi sorotan pers dan publik di Sumba Barat Daya,” ujarnya.

Selain itu, Gabriel Goa mendorong adanya keterlibatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindaklanjuti dugaan korupsi di daerah tersebut.

“Ketiga, kolaborasi dengan KPK RI untuk segera melakukan penyelidikan atas dugaan kuat korupsi di Sumba Barat Daya,” katanya.

Sebelumnya, dilansir Likkuaba.com, insiden dugaan kekerasan terhadap jurnalis terjadi saat kunjungan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin di RSUD Rada Bolo, Kabupaten Sumba Barat Daya, 23 April 2026.

Korban, jurnalis Gunter Guru Ladu Meha, mengalami peristiwa tersebut ketika sedang menjalankan tugas peliputan di kawasan Watu Kawula, Kota Tambolaka.

Berdasarkan laporan yang diterima Polres Sumba Barat Daya, seorang pria berinisial AS mendatangi korban dan mempermasalahkan ucapan yang dianggap menghina. Situasi kemudian berkembang menjadi tegang.

Dalam insiden itu, AS diduga mengambil telepon genggam milik korban dan menghentikan aktivitas perekaman. Korban juga disebut mengalami kekerasan fisik berupa pukulan di bagian belakang leher serta tendangan hingga terjatuh.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke SPKT Polres Sumba Barat Daya dan tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL). Perkara kini ditangani kepolisian dengan dugaan pelanggaran Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Korban berharap aparat penegak hukum menindaklanjuti laporan tersebut secara tegas.

“Saya mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas agar peristiwa tersebut tidak terjadi pada wartawan lainnya,” tegas Gunter. [VoN]

Gabriel Goa PADMA Indonesia Sumba Barat Daya
Previous ArticlePelantikan DPC GAMKI Nagekeo Jadi Momentum Arah Baru Gerakan Pemuda Berbasis Aksi Nyata
Next Article Pengawasan Ketat Jadi Bagian Krusial Keberhasilan Program MBG di Manggarai

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.