Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»PERAWAT»Guru dan Perawat Pertanyakan Rencana Tambahan Penghasilan untuk ASN
PERAWAT

Guru dan Perawat Pertanyakan Rencana Tambahan Penghasilan untuk ASN

By Redaksi9 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Perwakilan guru dan perawat dalam dialog dengan Komisi 3 DPRD Sikka dan Pemda Sikka pada Jumat (8/12/2017). (Foto: Are de Peskim/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT– Guru dan perawat di Sikka mempertanyakan rencana alokasi anggaran untuk tambahan penghasilan bagi ASN. Oleh karenanya, sejumlah perwakilan guru dan perawat mendatangi Komisi 3 DPRD Sikka untuk berdialog, Jumat (8/12/2017).

Menurut mereka seharusnya rencana anggaran sebesar Rp 35 M untuk tambahan penghasilan bagi ASN diperuntukkan juga untuk guru dan perawat.

Pasalnya, guru dan perawat turut bekerja mengabdikan diri pada rakyat. Secara regulasi pun memungkinkan untuk itu.

Plh. Ketua Persatuan Guru RepubIik Indonesia (PPNI) Sikka, Pius Ola Witin mendesak Pemda dan DPRD Sikka agar meninjau kembali kesepakatan tersebut.

Menurutnya, kalau ASN fungsional bisa mendapatkan tambahan penghasilan maka guru dan perawat pun memiliki hal yang sama.

“Mohon diakomodir, jika bisa yah dimasukkan dan jika tidak bisa mohon dimasukkan di kemudian hari,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Perhimpunan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Benediktus Kaki yang ditemui VoxNtt.com sehari sebelumnya mengaku berharap para perawat

ASN pun mendapatkan tambahan penghasilan. Sebab perawat pun membutuhkan tambahan penghasilan atas karya pelayanan mereka.

“Sebagai Ketua PPNI saya ingin teman-teman saya mendapatkan hak yang sama seperti ASN lainnya,” ujarnya saat ditemui VoxNtt.com, Kamis (7/12/2017).

Menurutnya, kebijakan tambahan penghasilan masih berbentuk rancangan. Oleh karenanya, dirinya berharap Pemda dan DPRD Sikka masih bisa melakukan perubahan.

“Kalau tetap diberlakukan dengan pengecualian untuk guru dan perawat maka kami protes. Tentunya dengan cara-cara yang persuasif sebab sekecil apa pun kami berharap teman-teman perawat juga mendapatnya,” tegas Benediktus.

 
Penulis: Are de Peskim
Editor: Adrianus Aba

Sikka
Previous ArticlePMKRI Desak Pemkab Matim Segera Perbaiki TPT Jembatan Wae Laing
Next Article Hari Ini, PMKRI Ruteng Gelar Aksi Tuntut Penyelesaian Kasus Korupsi di Manggarai dan Matim

Related Posts

Guru MAN 1 Manggarai Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Siswa, Begini Kronologinya

17 April 2026

Guru MAN 1 Manggarai Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Siswa

12 April 2026

BKD NTT Sebut Surat Koordinasi Jelang Pelantikan Kepsek Hoaks, 104 Calon Tetap Dilantik

24 Maret 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.