Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Masa Kontrak Berakhir, Pembangunan Gedung Dinkes TTU Tetap Berjalan
NTT NEWS

Masa Kontrak Berakhir, Pembangunan Gedung Dinkes TTU Tetap Berjalan

By Redaksi8 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi gedung kantor baru Dinkes TTU dari sisi kiri gedung (Foto: Eman/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Masa kontrak untuk pembangunan gedung baru kantor dinas kesehatan kabupaten TTU telah berakhir pada 29 desember 2017 lalu.

Proyek pembangunan kantor baru dari instansi yang dipimpin oleh dr.Zakarias E.Fernandez tersebut dikerjakan oleh PT.Rinjani Karya Abadi dengan menelan dana APBD TTU sebesar Rp 2.916.465.000 (dua miliar sembilan ratus enam belas juta empat ratus enam puluh lima ribu rupiah).

Meskipun masa kontrak telah berakhir namun pantauan media ini di lokasi pembangunan gedung yang terletak di samping kantor bupati TTU tersebut pada Senin(08/01/2018) tetap berjalan.

Saat wartawan media ini melintasi lokasi tersebut tampak kurang lebih 8 orang tenaga kerja sementara beraktivitas dimana sebagian mengikat besi beton dan yang lainnya membangun tembok.

Namun ketika didekati, para tukang langsung menghentikan pekerjaan dengan alasan hendak istirahat makan siang.

A Sun selalu pengawas lapangan dari PT.Rinjani Karya Abadi saat diwawancarai VoxNtt.com mengatakan bahwa pihaknya masih tetap beraktivitas lantaran diperintah pimpinan perusahaan.

Ketika ditanya terkait penyebab lambatnya pengerjaan gedung tersebut,A Sun mengaku disebabkan oleh lambatnya pemasokan bahan bangunan.

Selain itu truk untuk memobilisasi material ke lokasi pun hanya 2 unit.

“Ini hanya karena keterlambatan bahan saja coba bahan lancar pasti sudah habis karena tukang ada 40 an orang lebih”jelasnya.

Ia mengaku saat ini pimpinan perusahaan sementara mengajukan surat permohonan untuk memperpanjang masa kerja selama 50 hari ke depan.

Ia optimis apabila diberi tambahan waktu maka pihaknya pasti dapat menyelesaikan pembangunan gedung tersebut.

Yoksan Bureni selaku panitia pelaksana kegiatan(PPK) saat dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya mengaku dirinya sudah berencana untuk menghentikan pekerjaan lantaran masa kontrak sudah selesai.

Ia pun mengaku bahwa saat ini sedang berkoordinasi dengan pihak TP4D untuk memutuskan apakah akan memberikan perpanjangan waktu ataukah melakukan pemutusan hubungan kerja dengan pihak kontraktor.

“Surat permohonan untuk perpanjangan masa waktu pekerjaan itu sudah diajukan oleh kontraktor sejak tanggal 27 desember lalu tapi saya sebentar masih koordinasi dengan pihak TP4D untuk memutuskan apakah mau perpanjang kontrak ataukah langsung melakukan PHK”jelasnya.

Lebih jauh Yoksan mengaku saat ini saat ini progres pekerjaan 25% sedangkan dana yang dicairkan baru 20% atau Rp 590.000.000 sehingga dalam hal ini negara tidak dirugikan sama sekali.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Irvan K

TTU
Previous ArticlePilkada Nagekeo, Paket Pakar Belum Memenuhi Syarat
Next Article Kenakan Pakaian Adat Daerah, Paket Harmoni Resmi Mendaftar ke KPU

Related Posts

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.