Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»Laboratorium Seni Budaya Hadir di Belu
Pojok Info

Laboratorium Seni Budaya Hadir di Belu

By Redaksi26 Februari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Filmar Farid saat meresmikan Laboratorium Seni Budaya di SMA 1 Taaifeto Barat (Foto: Marcel Manek/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Direktur Jendral Direktorat Jendral Kebudayaan (Dirjen Ditjenbud) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Hilmar Farid, Ph. D meresmikan Gedung laboratorium seni, budaya dan film di SMAN 1 Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Senin (26/02/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Farid menjelaskan, fungsi laboratorium ini sebagai bioskop mini, studio rekaman dan panggung pra pertunjukan.

Menurut dia, program pembangunan laboratorium seni budaya adalah program Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang diluncurkan sejak tahun 2014 lalu.

“Di provinsi NTT sendiri pada tahun pertama pengadaan gedung laboratorium terdapat dua sekolah yang sudah diresmikan gedungnya yaitu SMAN 3 Kupang dan SMA St. Yosef Bajawa,” ujar Farid.

Di tahun anggaran 2017 tambah Farid, Belu yang diwakili SMAN 1 Tasifeto Barat sebagai kabupaten ketiga di NTT yang memiliki gedung Laboratorium Seni, Budaya dan Film.

Kepala Seksi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Sri Kuwati mengatakan, ada tiga sekolah di Kabupaten Belu yang mengajukan proposal pengadaan gedung laboratorium ke Kementrian.

Setelah seleksi administrasi, peninjauan ke lapangan dan melihat dari faktor keamanan, SDM Kesenian dan Budaya SMAN 1 Tasifeto Barat memenuhi syarat.

Di seluruh Indonesia sudah ada 48 gedung Laboratorium Seni, Budaya, dan Film.

“Masih ada empat provinsi di Negara kita yang belum memiliki gedung ini. Kita akan prioritaskan minimal tiap provinsi memiliki satu gedung,” ungkap Sri Kuwati.

Hadir dalam kegiatan penyerahan, Bupati Belu Willybrodus Lay, Ketua Komisi III DPRD Belu Theodorus F. Seran, Anggota DPRD Belu Rudy Bouk, Asisten I Setda Belu Eda Fahik, Kadis P dan K Kabupaten Belu Marsianus Loe Mau, para kepala SMA se- Kabupaten Belu dan undangan lainnya.
Penulis: Marcel Manek
Editor: Adrianus Aba

Belu
Previous ArticleMantan Kadus Rengkas-Rura Kembali Datangi Dinas PMD Manggarai
Next Article Jumlah Penerima PKH di Belu Mengalami Peningkatan

Related Posts

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026

Jenazah WNA Asal Kanada yang Tewas di Labuan Bajo Diterbangkan ke Bali 

26 Februari 2026

Pemberhentian Guru SMAN 1 Lamaknen Selatan, Ujian Akuntabilitas Pendidikan Perbatasan

22 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.