Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Hadir Konser di Labuan Bajo, Ini Pesan Yopie Latul untuk Pariwisata Mabar
NTT NEWS

Hadir Konser di Labuan Bajo, Ini Pesan Yopie Latul untuk Pariwisata Mabar

By Redaksi10 Maret 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penyanyi kondang asal Maluku Yopie Latul saat hadir dalam konser penutupan festival komodo di lapangan Kampung Ujung, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu malam (10/03/2018). (Foto: Adrianus Aba/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Penyanyi kondang asal Maluku Yopie Latul hadir dalam konser penutupan festival komodo di lapangan Kampung Ujung, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu malam (10/03/2018).

Suara khas penyanyi yang mempopulerkan lagu Poco-poco mulai tahun 1995 itu turut menyemarakan ribuan penonton yang hadir menyaksikan penutupan festival komodo.

Baca: Gelar Festival Komodo, 60 Persen Dana untuk Media

Kepada wartawan usai konser, Om Yopie sapaan akrabnya, menyampaikan pesan khusus untuk perkembangan dunia pariwisata Kabupaten Mabar ke depannya.

Menurut dia, agar semakin banyak lagi wisatawan mancanegara dan nusantara yang berkunjung ke Mabar, pemerintah diharapkan sesering mungkin menggelar berbagai event termasuk festival.

Baca: Festival Komodo Kucurkan Dana 1 Miliar Lebih

“Terima kasih karena saya bisa datang pada malam hari ini dalam rangka penutupan festival komodo, saya senang,” kata Om Yopie.

Selain itu, penyayi kelahiran Ambon-Maluku, 7 September 1955 itu juga berpesan agar geliat pembangunan di Labuan Bajo untuk mendukung daerah pariwisata harus menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Komodo sudah terkenal di mana-mana di dunia ini, Kota Labuan Bajo harus ditambah maju lagi perkembangannya, misalnya hotel agar turis bisa tambah banyak lagi,” pinta Om Yopie.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Marius Jelamu senada dengan Om Yopie.

Dalam sambutannya, Marius mengharapkan agar festival komodo harus didukung festival lainnya. Walau pun tidak sebesar festival komodo, namun pentasan adat termasuk dari berbagai paguyuban di Mabar harus bisa dijalan setiap minggu.

Baca: HPI: Festival Komodo Belum Efektif

Menurut dia, event-event adat penting dilakukan setiap minggu untuk memantik perhatian para wisatawan yang datang mengunjungi obyek wisata binatang raksasa komodo.

Sementara itu, Wakil Bupati Mabar Maria Geong mengatakan, festival komodo tahun 2018 yang baru saja berlangsung di Labuan Bajo sangat sukses, menyenangkan dan berkesan.

“Banyak komponen masyarakat yang ikut ambil bagian di dalam festival ini, saya kira hampir seluruhnya tidak ada yang ketinggalan. Kemudian selama pelaksaan (festival komodo 2018) juga hampir seluruh masyarakat di Labuan Bajo ikut berpartisipasi,” ujar Maria Geong kepada wartawan usai kegiatan penutupan festival.

Usai festival komodo tahun 2018 ini, dia berharap agar ke depan masyarakat sudah bisa melihat bahwa Mabar adalah daerah pariwisata. Masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan seluruh potensi yang ada agar terus dikembangkan, kemudian dilestarikan dan dipertontonkan kepada publik.

Baca: Festival Komodo Disebut Belum Efektif, Ini Respon Pemkab Mabar

“Kita lihat begitu banyak variasi dalam berbagai tarian, atraksi, kemudian juga kuliner-kuliner yang disediakan. Sungguh luar biasa, sunggu terkesan,” kata Wabup Maria Geong.

 

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai Manggarai Barat
Previous ArticleDPRD dan Kadis PK Matim Beda Pendapat Soal Pengalihan Guru THL ke Bosda
Next Article Anggota DPRD Ngada Dipanggil KPK

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.