Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kejari TTU Segera Minta Bantuan Pengamanan ke Polisi
NTT NEWS

Kejari TTU Segera Minta Bantuan Pengamanan ke Polisi

By Redaksi30 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Kejari TTU, Taufik, SH
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Kepala Kejaksaan Negeri TTU, Taufik mengatakan, dalam waktu dekat akan segera mengajukan permintaan pengawalan ke Polres dan Kodim.

Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi tidak terulangnya kejadian yang menimpa putra Kasie Pidsus Kundrat Mantolas.

Pada Senin pagi, 28 Mei 2018 memang Richad Mantolas (4), putra sulung Kasie Pidsus Kejari TTU Kundrat Mantolas diculik dua orang tak dikenal.

Lalu, pada Selasa, 29 Mei 2018, dua pelaku penculikan dibekuk pihak Polres Kupang Kota dan Polda NTT.

Sementara Richad sendiri ditemukan Polisi dalam keadaan sehat dari tangan pelaku penculikan.

Baca Juga: Polisi Berhasil Bekuk Terduga Pelaku Penculikan Anak Kasie Pidsus Kejari TTU

Kasus penculikan Richad diduga didalangi oleh terdakwa kasus korupsi dugaan penyalahgunaan Dana Desa Noenasi Peranti Kore.

“Kita akan segera mengajukan permintaan pengawalan keamanan untuk jaksa yang menangani kasus ke Polisi dan Tentara, karena memang kita kekurangan personil dan dikwatirkan adanya kontak fisik terhadap jaksa yang sementara menangani kasus dan keluarganya,” ujar Taufik saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya, Rabu (30/05/2018).

Ia menambahkan, pasca kejadian yang menimpa putra Kasie Pidsus Mantolas, kondisi di instansi yang dipimpinnya dalam keadaan aman dan kondusif.

Taufik sendiri memastikan penanganan kasus dugaan penyalahgunaan Dana Desa Noenasi yang ditengarai menjadi dalang di balik kasus penculikan putra Kasie Pidsus akan tetap dilanjutkan hingga tuntas.

Baca Juga: Kasus Dana Desa Noenasi, Ranti Kore Segera Disidangkan

“Kita pastikan kasus dugaan penyalahgunaan Dana Desa Noenasi akan dituntaskan penanganannya, besok Ranti (supplier) akan mulai menjalani persidangan,” tuturnya.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

TTU
Previous ArticleBerkas Tersangka Kasus Human Trafficking Diserahkan ke Kejari TTS
Next Article Satu Lagi, Pelaku Penculikan Putra Kasie Pidsus Kejari TTU Ditangkap Polres Kupang Kota

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

Luncurkan 100 Tahun SDK Lungar, Siswa SD dan SMP Tampilkan Tarian Sae Tiba Meka

13 Agustus 2026

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.