Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Penggunaan Motor Dinas di Puskesmas Ketang Sarat Nepotisme
KESEHATAN

Penggunaan Motor Dinas di Puskesmas Ketang Sarat Nepotisme

By Redaksi14 September 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kadis Kesehatan Matim, dr. Surip Tintin (Foto: Ano Parman/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Penggunaan motor dinas di Puskemas Ketang, Desa Golo Tolang, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) sarat nepotisme. 

Pasalnya, motor dinas dipakai oleh staf yang dekat dengan Kepala Puskesmas Ketang. 

CH, salah satu staf di Puskesmas Ketang menegaskan, keputusan tersebut tidak dengan juknis dari Dinas Kesehatan Matim.

Dalam juknis seharusnya dari empat unit motor dinas,  satu unit untuk jatah Kepala Puskesmas, satu untuk bendahara JKN, satu untuk pengelola imunisasi, dan satu untuk pengelola Promkes.  

“Yang terjadi di lapangan sekarang kepala puskesmas beri motor dinas ke orang dekat yang dengan dia. Ini kan sudah tidak sesuai dengan juknis,” ungkap CH kepada VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (14/9/2018). 

“Soal juknis mungkin lebih jelas bisa dikonfirmasi lagi ke Dinkes sekaligus konfirmasi mengenai SK yang dapat jatah motor sesuai dengan juknis,” tambahnya.  

Kata dia, keseluruhan motor dinas Puskesmas Ketang ada empat unit. Satu unit dapat di tahun 2017 untuk kepala PKM, sedangkan 3 unit didapatkan dari anggaran di tahun 2018. 

CH menambahkan, menurut bendahara barang Puskesmas Ketang,  sebenarnya jika SK belum keluar, maka semua motor masih disimpan di gudang.

Selain itu, pemakaian motor dinas setidaknya perlu ada rapat semua staf puskesmas. Rapat itu dibuat agar semua staf bisa mengetahui kesiapan pemakaian motor dinas  sesuai dengan juknis yang ada.

Dia juga menceritakan bahwa selama ini masyarakat sering bertanya, bukankah motor dinas hanya bisa digunakan pada jam kantor. 

Di Ketang, kata dia, motor dinas puskesmas seakan menjadi motor milik pribadi. 

Sementara itu, Kapala Dinas Kesehatan Matim, dr. Surip Tintin saat dikonfirmasi VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp menjelaskan, SK pemakaian kendaraan dinas tergantung kepala puskesmas. 

“Soal pemanfaatan oleh puskesmas diberikan kepada siapa, itu tanggung jawabnya. Supaya yang bersangkutan bisa bertanggung jawab. Tetapi pemanfaatan oleh semua program yang membutuhkan bisa diatur oleh kepala puskesmas,” jelas dr. Surip.  

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticleAda KDP di Dinas PUPR Manggarai, Ini Alasannya
Next Article Paul Veto Diberhentikan dari Wakil Bupati Nagekeo

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.