Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Polisi Masih Selidiki Insiden KM Sangke Palangga yang Tabrak Karang
HUKUM DAN KEAMANAN

Polisi Masih Selidiki Insiden KM Sangke Palangga yang Tabrak Karang

By Redaksi15 Januari 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
KM Sangke Palangga tersangkut di karang wilayah Taka Pandu perairan Marapokot (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Hingga kini, Polsek Aesesa masih menyelidiki insiden Kapal Motor (KM) Sangke Palangga yang menabrak karang di Taka Pandu, sekitar 5 mil dari Pelabuhan Marapokot, Kabapaten Nagekeo, NTT pada 11 Januari lalu.

Kapolsek Aesesa, AKP Ahmad mengatakan, secara teknis Polisi belum mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut.

Polisi, kata dia, masih melakukan penyelidikan dengan mencocokkan data teknis dari pihak Syahbandar.

Hingga kini, jelas Ahmad, pihaknya masih terus melakukan proses penyelidikan terhadap kejadian tersebut.

”Sebagai Polisi, kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan apa penyebab, sehingga kapal tersebut harus karam atau terdampar di karang persis di Pulau Riitaa, dengan mengacu pada data teknis dari pihak Syahbandar Pelabuhan Marapokot,” kata Ahmad.

Dikatakan, untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan, pihak Ahmad akan meminta keterangan dari nahkoda kapal Sangke Palangga dan masinis, serta pihak-pihak terkait lainnya.

Ahmad mengatakan, nahkoda dan beberapa pihak akan dimintai keterangan untuk bisa mengetahui secara pasti insiden tersebut.

Polisi, kata dia, tidak bisa menyimpulkan karena secara teknis harus mendapatkan penjelasan secara detail dari pihak kapal atau pihak yang berkompeten. Itu terutama dengan mencocokkan data teknis dari pihak Syahbandar.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

KM Sangke Palangga
Previous ArticleWalau Gaji 100.000 Per Bulan, Intan Nekat Bangun PAUD di Kakang Matim
Next Article Nakertrans NTT Kembali Izinkan Pengiriman TKI Asal TTU

Related Posts

Bambang Nurdiansyah Sampaikan Hak Jawab, Bantah Terima Dana dari PT Waskita Karya

11 Juni 2026

Ibu dan Anak di Aimere Ngada Jadi Korban Kekerasan

9 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026
Terkini

Manusia dalam Babel Digital

13 Juni 2026

Sensus Ekonomi 2026: Mengapa Kita di NTT Tidak Boleh Asal Memberi Jawaban?

13 Juni 2026

Muskab PBVSI Sikka Tetapkan Rofinus Luer sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

13 Juni 2026

Hati Tak Bernoda: Istana Kasih dan Bait Allah Penemuan Diri

13 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.