Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»IMMADA Bali Promosikan NTT Lewat Seni dan Budaya
KOMUNITAS

IMMADA Bali Promosikan NTT Lewat Seni dan Budaya

By Redaksi18 Desember 20163 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kehidupan manusia tak ubahnya seperti sebuah skenario dalam pertunjukan drama. Setiap detik dalam kehidupan manusia dapat diterjemahkan ke dalam sebuah karya dan melahirkan makna yang tidak bisa dinilai dengan materi apapun. Hal ini yang coba dilakukan oleh Ikatan Mahasiswa Manggarai Udayana Bali (IMMADA) pada salah satu ajang festival budaya di Ubud, Bali.

Denpasar, VoxNtt.com- Event akbar yang bertemakan Art, Culture, Envirotment, and Vintage yang bertujuan untuk menampilkan kekayaan budaya Indonesia kembali diselenggarakan di Denpasar, Bali.

Kali ini even yang diselenggarakan oleh mahasiswa Fakultas Pariwisata Universitas Udayana Bali ini, mengambil lokasi pementasan di Taman Baca Ubud Writers & Readers Festival, Gianyar, Denpasar-Bali pada  Sabtu, 17 Desember 2016.

Berbagai macam kesenian dan kebudayaan Nusantara ditampilkan dalam festival yang bertajuk “KITA NUSANTARA” ini.

Tak ketinggalan, kesenian dari daerah Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur yang  diwakili oleh organisasi Ikatan Mahasiswa Manggarai Udayana Bali (IMMADA) turut ditampilkan dalam festival ini.

Foto: Mahasiswa IMADDA membawakan lagu daerah NTT
Foto: Mahasiswa IMMADA membawakan lagu daerah NTT

Sebagai salah satu paguyuban yang diundang untuk menampilkan kesenian khas daerahnya, IMMADA menampilkan tarian tradisional dan lagu-lagu daerah NTT.

Adapun tarian yang disuguhkan  bertemakan kehidupan keseharian pemuda dan pemudi Manggarai serta  tarian tarian caci yang cukup menarik perhatian tamu undangan.

Sedangkan untuk lagu daerah, IMMADA membawakan tiga buah lagu yaitu: So Inang So Amang, Benggong, dan Kala Rana.

Tarian yang dibawakan oleh anggota IMMADA menceritakan keseharian kaum kartini Manggarai yang lebih banyak menghabiskan waktunya di kebun dan para pemuda yang selalu sibuk berburu di hutan.

Dalam tarian yang sarat akan makna ini, diselipkan beberapa pesan moral yang dikemas ke dalam sebuah monolog singkat.

Pesan yang disampaikan berupa ajakan untuk semua insan muda Indonesia agar senantiasa menjaga dan melestarikan lingkungan alam sekitar yang akhir-akhir ini sudah mulai kehilangan rohnya.

Selain itu insan muda juga diajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan sebagai pemegang kehidupan.

Foto: Mahasiswa IMMADA tampilkan tarian caci
Foto: Mahasiswa IMMADA tampilkan tarian caci

Faransiska, ketua IMMADA sangat mengapresiasi kegiatan festival budaya kali ini karena selain menampilkan kekayaan seni dan budaya Nusantara, ajang ini bisa dijadikan sarana edukasi untuk memperluas wawasan terutama dalam bidang sosial budaya.

Selain itu, ia sendiri berpesan agar keberagaman budaya jangan dijadikan sebagai pemicu perpecahan melainkan harus menjadi sarana pemersatu bangsa ini.

Selain pertunjukan tarian dan lagu daerah, IMMADA juga membuka stand pameran kain tenun khas Nusa Tenggara Timur.

Kain yang dipamerkan kali ini terdiri dari kain songke Manggarai, songke Todo, kain Rote, kain Maumere, dan kain Larantuka.

“Kami memilih memamerkan kain tenun tradisional agar masyarakat luas bisa mengenal berbagai macam kain tenun dari NTT. Selain itu, agar masyarakat mengetahui nilai historis dibalik motif tenunan kaih khas dari NTT” jelas Fransiska. (Kontributor: Gabriel Faran/VoN)

 

Previous ArticlePemilik Usaha di Jl.Anggrek Diminta Bongkar Beton yang Menutup Drainase
Next Article Jelang Pelantikan DPW PKB NTT, Berikut Rangkaian Acaranya

Related Posts

Festival Religi dan Budaya Paroki Wae Nakeng Libatkan 18 UMKM, Dorong Persaudaraan dan Pariwisata Religi

30 Mei 2026

HWDI NTT Gelar Workshop Advokasi Berbasis Bukti, Dorong Akses Layanan Inklusif

6 Mei 2026

Festival FEAST di Labuan Bajo Tampilkan Olahan Songkol dan Tapa Kolo

5 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.