Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Guru Besar dari Slovakia Beri Kuliah Umum di STKIP Ruteng
Pendidikan NTT

Guru Besar dari Slovakia Beri Kuliah Umum di STKIP Ruteng

By Redaksi16 Mei 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Prof. Branislav Pupala sedang memberikan kuliah umum di STKIP Ruteng, Kamis 16 Mei 2019 (Foto: Dok. Selvianus Hadun)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

The important point is that the self of curiosity. What is beyond the existence of the existed thing? We must find out what is hidden behind the reality.

Ruteng, Vox NTT- Guru besar dari Fakultas Pendidikan Universitas Tranava Slovakia, Prof. Branislav Pupala, Ph.D memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Santu Paulus Ruteng, Kamis (16/05/2019).

Kuliah yang dilaksanakan di ruangan Van Bekum itu berlangsung penuh ilmiah dengan menggunakan bahasa Inggris. Kuliah dihadiri lebih dari 75 mahasiswa Pendidikan Guru Usia Dini (PG-PAUD) STKIP Ruteng.

Selain mahasiswa, hadir sejumlah dosen di STKIP Ruteng. Mereka ialah; Dr. Fransiska Widyawati, M.Hum., Ferdinandus Arifin Sulaiman, M.Pd., Fransiskus De Gomes, S.Fil.,M.Pd. Kuliah umum itu dipandu oleh moderator, Selvianus Hadun, A.B.Philo.

Ketua Program Studi PG-PAUD, Fransiskus De Gomes dalam sambutannya mengatakan, kehadiran Prof. Branislav merupakan suatu kebanggan besar bagi seluruh civitas akademika STKIP Ruteng.

Prof. Branislav hadir, kata Gomes, yakni untuk membagikan ilmu pengetahuan dan pengalamannya dalam dunia pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini.

“Kami sangat mengharapkan pengetahuan dan pengalaman dari Prof. Branislav sebagai bekal bagi kami dalam mempersiapkan para pendidik anak usia dini di kemudian hari,” katanya.

Prof. Branislav dalam pemamparan materinya membahas tiga point penting. Ketiganya yakni; the development of education in Slovakia (perkembangan pendidikan di Slovakia), curriculum policy: a comparison between curriculum policy in Slovakia and in Indonesia (kebijakan kurikulum; sebuah perbandingan antara kebijakan kurikulum di Slovakia dan di Indonesia), and research issues in the field of education (isu-isu Penelitian di bidang pendidikan).

Prof. Branislav Pupala (baju hitam) dan moderator Selvianus Hadun saat kuliah umum di STKIP Ruteng, Kamis 16 Mei 2019 (Foto: Dok. Selvianus Hadun)

“Pendidikan perlu diterapkan sejak usia dini. Salah satu faktor penentu bagi kuallitas pendidikan orang dewasa itu semestinya berawal  dari usia dini. Di Slovakia, penerapan pendidikan bagi anak usia dini merupakan suatu compulsory (keharusan). Anak wajib dikirim ke Taman Kanak-kanak (TKK) sejak usia 2,5 tahun. Itu menjadi kebijakan pendidikan di Slovakia,” kata Prof. Branislav.

Berdasarkan pengamatannya di Indonesia, lanjut dia, ada banyak administrasi yang perlu dipenuhi oleh masyarakat yang ingin anaknya mengenyam pendidikan.

Hal itu tentu saja bisa menjadi benturan atau tantangan bagi setiap orang yang ingin belajar.

“There are so many stamps stamps and stamps, a piled up of papers or documents (begitu banyak stempel stempel dan stempel, tumpukan dokumen atau kertas-kertas),” ujar Prof. Branislav.

Ia menambahkan, di bidang penelitian poin yang paling penting adalah rasa ingin tahu di balik sesuatu yang telah ada. Keingintahuan itu juga harus bermuara untuk menemukan apa yang tersembunyi di balik realitas.

KR: Selvianus Hadun
Editor: Ardy Abba

Prof. Branislav Pupala STKIP Ruteng
Previous ArticleDiduga Terlibat Politik Praktis, Penjabat Sekda TTU Membantah
Next Article Desa Golo Bore Mabar Bangun Balai

Related Posts

Peringati Hari Anak Nasional, Yayasan TKK Fransiskus Assisi Karot Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan

28 Juli 2026

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.