Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Murid SDI Karot Gelar Pentas Seni
Pendidikan NTT

Murid SDI Karot Gelar Pentas Seni

By Redaksi22 Juni 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kegiatan pentas seni di SDI Karot, Sabtu 22 Juni 2019
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Siswa dan siswi SD Inpres Karot kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai menggelar pentas seni (Pensi) menjelang penerimaan raport kenaikan kelas tahun ajaran 2018/2019, Sabtu (22/06/2019).

Seni yang dipentaskan di hadapan guru dan orangtua murid itu yakni, tari, tarik suara, drama dan mode (fashion show).

Kepala SD Inpres Karot, Hepi Nabu mengatakan, peserta pentas seni tersebut sebanyak 100-an anak dari kelas satu satu sampai lima.

Mereka, kata dia, pada umumnya sudah pernah tampil pada lomba antar kelas pada April lalu.

Baca Juga: Acara Panca Windu SDI Karot Momentum Alumni Bersatu

“Anak yang tampil selama ini dilatih para guru yang telah ditugaskan selama ini,” kata Kepsek Nabu.

Menurut dia, pentas seni yang dilakukan oleh para siswanya merupakan program sekolah dalam pengembangan bakat sejak usia dini.

”Dalam hal seni tari, seni suara, drama, dan mode, program itu sangat antusias didukung orangtua yang dibuktikan dengan kehadiran, dana sukarela, dan snack ringan,” kata Kepsek Nabu.

Dia menambahkan, pentas seni ini juga merupakan implementasi dari Kurikulum 2013 (K-13), bidang ektrakurikuler untuk anak-anak di les sekolah.

Khusus untuk seni mode (fashion show), lanjut dia, pementasannya lintas budaya dan suku. Busana yang dipakai bisa dari mana saja.

Menurut Kepsek Nabu, hal ini bertujuan agar siswa bisa mengenal dan mengetahui busana dari daerah lain, baik di Flores, Lembata dan Alor (Flobamora) maupun daerah lain di Indonesia.

Salah satu orangtua murid, Herybertus Harun memberikan apresiasi kepada lembaga SD Inpres Karot karena kreatif dalam mengembangkan bakat anak-anak.

“Terima kasih kepada para guru yang punya semangat dan kreatif dalam mengembangkan minat dan bakat anak-anak,” kata Harun.

Ia berharap agar kegiatan pengembangan bakat siswa tersebut tetap dilakukan untuk ke depannya.

Penulis: Ardy Abba

Baca Juga: Anas Undik, Janda yang Bertahan Hidup di Tengah Gempuran Kemiskinan

Kabupaten Manggarai SDI Karot
Previous ArticleLantik 10 Pejabat, Bupati dan Wabup TTS Tampil Kompak dan Mesra
Next Article Rumah Warga Nangadhero Dirusak Oknum Tak Dikenal

Related Posts

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Renstra 2026–2031 Jadi Momentum Pembenahan Seminari Pius XII Kisol

5 Maret 2026

Seminari Pius XII Kisol Susun Renstra 2026–2031, Fokus pada Penguatan Kesehatan, Gizi, dan Tata Kelola

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.