Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Bupati SBS: Jangan Bawa Penyakit ke Malaka
KESEHATAN

Bupati SBS: Jangan Bawa Penyakit ke Malaka

By Redaksi3 Desember 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Malaka Stefanus Bria Seran (SBS) saat diwawancarai awak media di pelataran Paroki Betun, Senin (02/12/2019)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Bupati Malaka Stefanus Bria Seran (SBS) mengingatkan kepada semua pelaku kesehatan agar mewaspadai penyakit-penyakit yang sering dibawa pulang migran ke kampung halamannya.

Penegasan itu disampaikan Bupati SBS kepada wartawan di sela-sela acara rekoleksi kategorial adventus bagi para ASN dan pejabat, pastor, suster dan frater di pelataran Paroki Betun, Senin (02/12/2019).

Ia juga berpesan kepada anak-anak Malaka yang bekerja di luar daerah agar saat kembali ke kampung halaman, jangan membawa penyakit menular yang berisiko tinggi.

“Tadi saya minta kepada pihak kesehatan supaya langkahnya harus melalui edukasi yang bagus dan skrining kesehatan yang baik agar mereka yang datang supaya dicek baik-baik kesehatannya terutama transfusi darah,” katanya.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut Bupati SBS juga menyentil tentang tingkat kebutuhan darah di Malaka yang sangat tinggi.

Kebutuhan darah ini terutama ibu-ibu yang melahirkan dan jika dalam keadaan kritis. Sebab itu, dia berharap pihak Rumah Sakit memberikan darah yang sehat dan terbaik.

“Kita di Malaka membutuhkan banyak darah sehingga harus discrining kesehatan calon pendonor darah, supaya jangan sampai mereka yang memiliki penyakit AIDS dan hepatitis tertransfusi. Tetapi Rumah Sakit kita baik sekali, namun harus tetap diingatkan supaya tetap waspada,” ucapnya berpesan.

Terpisah, Direktris RSPP Betun Betun dr. Oktelin Kaswadie ikut berkomentar mengenai kesehatan para calon pendonor darah dan sistem pelayanan transfusi darah di RSPP Betun.

“Pihak RSPP Betun masih kesulitan menjaring pendonor darah, karena calon pendonor darah di Malaka banyak yang belum memenuhi syarat kesehatan. Hal ini kami lakukan agar darah yang nantinya kita donorkan ke pasien adalah terbaik dan sehat,” kata dr. Oktelin kepada VoxNtt.com belum lama ini.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Bupati Malaka Malaka Stefanus Bria Seran
Previous ArticlePemkab Matim Kekurangan Uang untuk Bayar Gaji Guru Honorer
Next Article Jurnalis VoxNtt.com Masuk Nominasi Lomba Jurnalistik KPK RI

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.