Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pesparani Nasional, Pemkot Kupang Siap Menjadi Tuan Rumah
NTT NEWS

Pesparani Nasional, Pemkot Kupang Siap Menjadi Tuan Rumah

By Redaksi8 Februari 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Panitia Pesparani saat bertemu Wakil Wali Kota Kupang, Jumat, 7 Februari 2020 (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man mengatakan pihaknya siap menjadi tuan rumah yang baik untuk menyukseskan Pesparani NTT dan Nasional.

“Ini jadi momentum emas kita. Kami berterima kasih dan siap menjadi tuan rumah untuk suskeskan acara ini,” ungkap Herman saat menerima kunjungan dari panitia Pesparani Nasional di ruang kerjanya, Jumat (07/02/2020).

Pelaksanaan Pesparani ini kata Herman, menjadi momentum emas untuk mempromosikan Kupang sebagai kota yang ramah dan layak menjadi tuan rumah pagelaran event nasional.

“Pesparani juga menjadi ajang sangat strategis untuk peningkatan ekonomi Kota Kupang karena pada saat yang bersamaan Kota Kupang akan didatangi lebih dari 15.000 orang tamu dari luar NTT dalam tahun 2020,” katanya.

Ia mengatakan, saat ini Kota Kupang didukung 67 hotel berbintang dan melati, 41 penginapan (homestay), juga ribuan kamar yang nyaman dan layak huni dengan total tempat tidur bisa mencapai 8000 bed.

“Nah ini bisa dimaksimalkan. Kita akan gelar koordinasi dengan semua pengusaha hotel resto pengusaha kuliner dan usaha jasa pariwisata lainnya untuk menyambut ribuan tetamu kita ini,” ungkap Herman.

Terhadap strategi panitia menyemarakan Kota Kupang melalui lomba “Kelurahan Pesparani”, Herman menyanggupinya dan siap mensosialisaiskan hal tersebut kepada seluruh warga.

Terkait kesiapan delegasi Perparani Kota Kupang, lanjutnya, telah dipilih 220 orang peserta yang akan bertarung memperebutkan 13 mata lomba di tingkat provinsi, bahkan siap menjadi wakil NTT di Pesparani tingkat Nasional.

“Semua peserta dari Kota Kupang siap berlatih selama 60 hari ke depan, bahkan siap dikarantina selama seminggu di Hotel Naka Kupang,” tandasnya.

Sementara Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Daerah (LP3KD) NTT, Frans Salem menegaskan menyambut Pesparani NTT dan Nasional di Kota Kupang, NTT juga akan menggelar lomba “Kelurahan Pesparani” tingkat kota Kupang.

“Lomba Kelurahan Pesparani adalah bagian dari strategi pelibatan warga kota dalam memeriahkan pelaksanaan Pesparani terutama kelurahan-kelurahan yang menjadi pintu masuk peserta baik dari laut, darat maupun udara juga kelurahan-kelurahan yang menjadi lokasi pegelaran dan venue Pesparani yakni di GOR, Gereja Paulus, aula Eltari, Gereja Asumptha, juga pintu masuk bandara, pelabuhan tenau, bolok dan Lasiana arah timur Kota Kupang,” ujar Salem.

Untuk diketahui, pertemuan itu dihadiri Ketua LP3K NTT Frans Salem, Ketua Pesparani Provinsi NTT Sinun Petrus Manuk bersama Pantia Pesparani NTT dan Pesparani Nasional.

Pertemuan yang berlangsung selama 1,5 jam tersebut membahas berbagai persiapan terutama Kota Kupang sebagai tuan rumah Pesparani NTT pada 14-17 Mei 2020 dan Pesparani Nasional 28 Oktober- 1 November 2020.

Beberapa hal yang urgen dan dibahas terutama kesiapan penginapan dan hotel untuk menerima tamu pesparani NTT yang jumlahnya diprediksi mencapai 3. 000 orang dan Pesparani Nasional yang mencapai 12.000 orang.

Hal lain yakni, kesiapan penataan kota, akses jalan menuju venue-venue lomba, lampu jalan, kesiapan destinasi wisata yang bakal dikunjungi peserta, UMKM kuliner lokal, souvenir selain masalah keamanan dan semarak kota jelang Pesparani.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang Pesparani
Previous ArticleKejari Kota Kupang Tahan 4 Tersangka Dugaan Kredit Fiktif Bank NTT
Next Article Lenggak-lenggok Tarian Yuvensia Meriahkan HPN di Mabar

Related Posts

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

SPPG Oebobo TDM Tidak Beroperasi Sementara, Pengelola Sebut Kendala Pengadaan Bahan Baku

9 Juni 2026

Kuasa Hukum Gama Ferroh Desak Polda NTT Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Akun TikTok “Lika Liku”

8 Juni 2026
Terkini

Sensus Ekonomi 2026: Mengapa Kita di NTT Tidak Boleh Asal Memberi Jawaban?

13 Juni 2026

Muskab PBVSI Sikka Tetapkan Rofinus Luer sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

13 Juni 2026

Hati Tak Bernoda: Istana Kasih dan Bait Allah Penemuan Diri

13 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.