Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Yunior Dipaksa “Mencicip” Tinja, Seminari BSB Maumere Keluarkan Dua Pelaku
HEADLINE

Yunior Dipaksa “Mencicip” Tinja, Seminari BSB Maumere Keluarkan Dua Pelaku

By Redaksi26 Februari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kegiatan ekstrakurikuler siswa SMP Seminari BSB Maumere (Sumber: Facebook)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Pihak Seminari Bunda Segala Bangsa (BSB) Maumere tidak mentoleransi bentuk kekerasan yang terjadi di lembaga pendidikan.

Kedua siswa kelas XII yang diduga memaksa para yunior kelas VII untuk makan kotoran teman seangkatan mereka dikeluarkan dari sekolah.

“Seminari Bunda Segala Bangsa Maumere tidak pernah melakukan pembiaran terhadap segala bentuk kekerasan dan bullying dalam dalam bentuk apa pun dan selalu bertindak tegas bila terjadi hal-hal demikian,” tegas Pimpinan Seminari BSB Maumere, RD. Deodatus Du’u, melalui press release yang diterima media ini pada Selasa (25/2/2020) malam.

BACA JUGA: Begini Kronologi 77 Siswa Seminari di Sikka Dipaksa ‘Makan’ Kotoran Teman Seangkatan

Ditambahkannya, sebagai bentuk pembinaan terhadap keduanya, maka kedua ‘kakak pembina’ tersebut dikeluarkan dari Seminari BSB.

Sementara itu, pihak seminari melalui Romo dan Frater sedang memberikan pendampingan khusus bagi 77 siswa kelas VII tersebut untuk mengatasi trauma dan persoalan lainnya.

Deodatus Du’u juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak terutama orang tua murid.

Deodatus menyadari kejadian tersebut merupakan pembelajaran agar pihaknya ke depan dapat melakukan pembinaan dengan lebih baik.

“Kami berterima kasih atas kritik, saran dan teguran. Kami berharap agar lembaga ini selalu dido’akan agar menjadi lebih baik,” tambahnya.

Rapat bersama para Pembina dan orang tua murid serta para siswa pada Selasa (25/2/2020) (Foto: istimewa)

Perlu diketahui, kedua ‘kakak pendamping’ tersebut sebentar lagi harus mengikuti Ujian Nasional. Belum diketahui pasti nasib keduanya setelah dikeluarkan dari sekolah.

Menguaknya dugaan 2 siswa senior memaksa 77 siswa kelas VII makan feses teman seangkatan mereka tersebut langsung disikapi Uskup Maumere, Mgr. Ewaldus Martinus Sedu.

Informasi yang diperoleh, Uskup dengan ditemani Vikjen Keuskupan mendatangi Seminari dan melakukan pertemuan dengan para pembina Seminari BSB pada Selasa (25/2/2020).

Penulis: Are De Peskim

Editor: Irvan K

Seminari Bunda Segala Bangsa Sikka Sikka
Previous ArticleBegini Kronologi 77 Siswa Seminari di Sikka Dipaksa ‘Makan’ Kotoran Teman Seangkatan
Next Article Kasus Senior Paksa Junior “Cicipi” Tinja di Seminari BSB, Ini 6 Fakta yang Terungkap

Related Posts

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.