Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»UN Berbasis Komputer di Pulau Ende Terancam Batal Akibat Gangguan Listrik
Pendidikan NTT

UN Berbasis Komputer di Pulau Ende Terancam Batal Akibat Gangguan Listrik

By Redaksi6 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi UNBK
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Warga di Kecamatan Pulau Ende, Kabupaten Ende, NTT mengeluhkan kondisi listrik yang belakangan ini kurang stabil.

Selain menganggu alat elektronik rumah warga, Ujian Nasional (UN) Berbasis Komputer siswa SMP bakal berpotensi batal akibat mati hidupnya listrik.

“Dampak pemadaman ini banyak, terutama terhadap siswa yang akan menghadapi ujian akhir nanti,” ujar Fira Samudra, warga setempat, Kamis (05/03/2020) malam.

Ia menyebutkan ada dua sekolah yang kini sedang dalam masa percobaan UN berbasis komputer. Namun, dalam prosesnya terjadi kendala akibat pemadaman listrik.

Informasi yang ia sebut, pemadaman terjadi akibat rusaknya salah satu mesin pada PLN Ndorywoi.

Oleh karena itu, ia mengharapkan agar pihak PLN secepatnya mengantisipasi terutama untuk kepentingan kelancaran proses ujian akhir nanti.

“Kira-kira solusinya seperti apa, paling tidak ada antisipasi. Selamatkan anak-anak yang mau mengikuti ujian,” ucap dia.

Menanggapi itu, Kepala Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Area Flores Bagian Barat Yudi Yurianto mengatakan pemadaman listrik di Pulau Ende akibat gangguan pada mesin.

Dalam pekan ini, kata Yudi, petugas akan mengirimkan mesin untuk kembali melayani kebutuhan listrik di wilayah setempat.

“Kami usahakan pak, sedang proses kirim mobilisasi mesin dari Bajawa,” jelas Yudi melalui aplikasi pesan seluler, Jumat (06/03/2020) pagi.

Ia berharap masyakarat tetap sabar sambil menunggu petugas memperbaiki sistem jaringan listrik.

“Minggu ini selesaikan sampai mesin masuk sistem. Karena kami perlu angkut dari Bajawa sampai pelabuhan, pelabuhan ke Pulau Ende, rakit mesin dan masuk ke sistem,” katanya.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Pulau Ende
Previous ArticleDinkes Matim Tidak Tangani Pasien yang Terinfeksi Virus Corona
Next Article Meski Bupati Agas Sudah Disurati Ketua DPRD, Jalan Ritapada Belum Diperbaiki

Related Posts

SDN Cipedak 01 dan SMP IL Kapten Fatubaa Wakili Indonesia di Ajang AIA Healthiest Schools Asia Pasifik 2026

2 Juni 2026

“Dari Benih ke Pohon”, SMK Negeri 3 Komodo Terus Tumbuh di Usia yang ke-6 Tahun

21 Mei 2026

Bedah Buku “Gigih” Warnai Puncak Expo Pendidikan Manggarai Timur

11 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.